Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘gendang telinga’

Banyak orang mengeluh masalah kotoran telinga yang berulang, sementara ada yang tidak menjadi masalah, bagaimana kok bisa begitu?

Pada liang telinga bagian luar terdapat rambut-rambut halus yang fungsinya sebagai penyaring terhadap kotoran yang mungkin masuk dari luar seperti debu.

Kotoran telinga berasal dari kotoran di luar telinga yang tersaring dan kelenjar keringat yang mengering disekitar rambut halus telinga bagian luar.

Jenis kotoran telinga ada yang kering, yang umumnya dapat keluar/jatuh sendiri dari lubang telinga dan yang basah, yang umumnya akan lebih lengket pada kulit telinga.

Kotoran telinga umumnya akan penuh sekitar 3-4 bulan, jadi sebenarnya tidak perlu untuk membersihkan telinga setiap hari dengan kapas telinga (cotton bud).

Jika harus membersihkan telinga, jangan sampai terlalu dalam karena kemungkinan akan mendorong kotoran lebih dalam dan makin hari akan menumpuk sehingga dapat mengganggu pendengaran dan yang berbahaya dapat merobek gendang telinga.

Jika kotoran telinga terlalu kering dan keras, harus diberikan dulu obat tetes telinga untuk melunakkan kotoran telinga sehingga tidak melukai kulit telinga pada saat dibersihkan.

Read Full Post »

Keadaan seperti ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman bagi penderita, dapat menimbulkan rasa rendah diri bila berhadapan dengan orang lain. Telinga yang berair dapat disebabkan oleh beberapa hal yaitu adanya infeksi/peradangan pada lubang telinga luar dan akibat gendang telinga yang robek.
Umumnya hal ini terjadi karena terlalu sering dan terlalu dalam membersihkan telinga dengan kapas telinga (cotton bud), sehingga melukai kulit lubang telinga dan yang paling berbahaya menyenggol gendang telinga sehingga robek.
Gendang telinga dapat robek juga akibat perubahan tekanan yang terlalu besar, seperti pada penyelam.
Adanya peradangan pada ruang telinga tengah tersebut yang menyebabkan telinga mengeluarkan cairan.
Infeksi/peradangan tersebut bisa terjadi akibat masuknya kuman dari lubang telinga luar, masuknya air dari luar telinga ke dalam telinga dan juga adanya infeksi di daerah hidung dan tenggorokan melalui saluran (tuba eustachius) menuju ruang telinga tengah.
Oleh karena itu untuk menjaga supaya tidak berulang timbul cairan pada telinga, harus diperhatikan :
  • Untuk tidak terlalu sering dan terlalu dalam jika membersihkan telinga dengan kapas telinga.
  • Usahakan air tidak masuk sampai ke dalam telinga, tidak boleh berenang, kecuali bisa memakai penutup telinga (ear plug) yang tertutup rapat.
  • Jika menderita batuk, pilek, infeksi tenggorokan usahakan untuk segera berobat.
  • Jika keadaan memungkinkan dapat dilakukan operasi untuk menutup gendang telinga yang robek.
Komplikasi yang mungkin terjadi jika telinga terlalu sering mengeluarkan cairan adalah dapat terjadi gangguan pada pendengaran dan yang lebih berbahaya dapat terjadi infeksi sampai ke otak yang dapat menyebabkan kematian.
Jika robek pada gendang telinga tidak terlalu besar dan tidak ada infeksi / peradangan, gendang telinga dapat tumbuh dan menutup kembali tapi memerlukan waktu yang tidak sebentar.

Read Full Post »