Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘alergi’

Setelah tulisan saya sebelumnya mengenai sinusitis dan polip, saya akan menjelaskan sedikit lagi mengenai apa saja yang menjadi penyebab dari sinusitis.

Sinuitis adalah peradangan pada daerah / rongga sinus-sinus kita di wajah. (gbr.1)

Penyebab sinusitis ada beberapa :

  1. Infeksi / peradangan, baik di daerah rongga hidung maupun tenggorokkan (peradangan amandel – tonsil dan adenoid) (gbr.2)
  2. Adanya sumbatan di daerah rongga hidung, seperti :
    • polip (gbr.3)
    • tumor
    • benda asing
    • pembesaran tulang konka hidung (istilah medis: konka inferior dan media)
    • tulang hidung bengkok (pada tulang tengah pemisah antara lubang hidung kiri dan kanan – istilah medis : septum deviasi) (gbr.4)
  3. Adanya alergi pada hidung, sehingga menyebabkan sumbatan.
  4. Pengaruh lingkungan, seperti udara dingin, udara panas, asap polusi, bau-bauan.
  5. Pada perenang, air sering masuk ke rongga hidung.
  6. Trauma (fisik maupun tekanan / barotrauma), menyebabkan perdarahan pada sinus.
  7. Infeksi pada gigi geraham (1,2,3) atas kiri dan kanan, infeksi yang berat dan lama dapat menembus sampai rongga sinus maksilaris (pipi)

Gbr.1                                               Gbr.2

Gbr.3                                                          Gbr.4

Secara sederhanan, apapun penyebab sumbatan atau gangguan yang berkepanjangan pada rongga hidung, dapat menyebabkan gangguan juga pada daerah / rongga sinus.

Read Full Post »

Banyak orang yang bermasalah dengan hidungnya, sangat menyiksa bagi mereka karena setiap saat tersumbat sehingga menyulitkan untuk bernafas.

Ada beberapa gejala apakah seseorang itu menderita alergi/sensitif pada hidung, yaitu bersin-bersin lebih dari 5 kali secara berurutan disertai ingus yang bening dan encer dan atau tiba-tiba hidung sering tersumbat, hal ini dapat juga disertai rasa gatal di hidung dan mata.

Berdasarkan istilah kedokteran penyakit ini disebut rhinitis alergi atau secara awam bisa disebut alergi hidung.

Umumnya hal tersebut ada pencetusnya, itu yang harus disadari oleh para penderita, karena jika pencetus/penyebabnya tidak dihindari, akan menambah parah baik sumbatan dan bersin-bersin, begitu juga sebaliknya jika kita hindari akan berkurang secara bertahap sampai hilang.

Penderita biasanya mengeluhkan tidak ada atau tidak mengetahui pencetus/penyebabnya, hal itu disebabkan mungkin karena gejala ini sudah berlangsung lama dan mula-mula dianggap suatu hal yang lumrah/biasa.

Di Indonesia, gejala alergi pada hidung ini umumnya terjadi sepanjang hari/tahun/musim, berbeda untuk di luar negri karena ada beberapa musim.

Penyebab/pencetus yang umum terjadi pada hidung yaitu debu rumah, tungau, kecoa, udara dingin, bau-bauan, jamur (tempat lembab), asap, bulu-bulu binatang (kucing, anjing, burung).

Untuk mencari penyebab/pencetusnya :

  • Dapat dilakukan dengan mengevaluasi riwayat sebelumnya seperti apabila kita merasakan gejala seperti di atas berarti di tempat kita berada ada sesuatu penyebabnya, lebih baik kita segera pindah dan jika sudah diketahui lebih baik untuk dihindari.
  • Tes kulit ( skin test ), hanya dapat dilakukan oleh dokter.

Alergi hidung sering kali muncul bersama dengan asma, hal ini disebabkan karena hidung dan saluran nafas merupakan satu saluran.

Sakit kepala, berat di muka, sinusitis dan polip dapat merupakan komplikasi yang sering terjadi apabila sumbatan hidung berlangsung terus menerus dan berat.

Menghindari penyebab merupakan pengobatan yang paling baik, dapat juga dilakukan fisioterapi dengan cara menghangatkan daerah hidung, bila hal ini tidak dapat dilakukan baru diperlukan pemberian obat.

Read Full Post »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 73 other followers