Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Tenggorok’ Category

Tumor tenggorok ( istilah medisnya Karsinoma Nasofaring ), merupakan tumor yang timbul di daerah antara tenggorokkan bagian atas dan rongga hidung bagian belakang ( naso = hidung , faring = tenggorok ).

c7_nasopharynx

Tumor tenggorokkan merupakan tumor yang paling sering dijumpai di bidang THT.

Ada beberapa penyebab timbulnya tumor tenggorok :

  1. Ras atau bangsa tertentu ; ada beberapa ras/bangsa tertentu yang mempunyai kecenderungan timbulnya tumor tenggorok.  Umumnya timbul pada daerah Cina daratan.
  2. Makanan ; dibeberapa penelitian dikatakan bahwa makanan yang diawetkan ( dengan pengasapan/pengasinan ) dan memakai pengawet ( seperti MSG ), yang dikonsumsi untuk jangka waktu yang lama.
  3. Virus ; di dalam penelitian virus yang dapat menyebabkan tumor tenggorok namanya virus epstein-bar
  4. Keturunan ; ada beberapa riwayat keluarga yang menderita tumor tenggorok.

Tanda dan gejala yang umum timbul pada tumor tenggorok adalah adanya gangguan di hidung ( tersumbat dan mimisan ringan ), gangguan di telinga ( telinga terasa penuh ), benjolan di leher ( mulai dari keci lalu membesar kadang hal ini sering ditemukan sebagai gejala yang pertama ).

100320081137

Disamping itu harus dilakukan pemeriksaan pada daerah tenggorokkan ( secara langsung ).   Saat ini alat pemeriksaan sudah cukup baik dengan memakai endoskopi ( istilah medisnya nasofaringoskopi ) dan dilakukan biopsi tumor ( pada daerah yang dicurigai ) untuk mengetahui jenis tumornya ( karena akan berkaitan dengan cara pengobatannya ).

Disamping itu juga dilakukan pemeriksaan dengan foto CT Scan Tenggorok ( Nasofaring ), untuk melihat sampai sejauh mana perkembangan tumornya.  Juga dapat dilakukan pemeriksaan darah khusus ( antibodi ) terhadap virus tumor tenggorok ( nama medisnya pemeriksaan Imunoglobulin ( Ig ), IgA anti EA dan Ig anti VCA ).

Pengobatan akan lebih mempunyai keberhasilan yang besar jika tumor dapat diketahui secara dini dan pada saat kondisi badan masih fit.

Pengobatan pada umumnya adalah dilakukan penyinaran pada tumornya ( istilahnya Radiotherapi ) dan juga dengan penyuntikan obat tumor ( istilahnya Kemotherapi ).

Read Full Post »

Suara Serak

Suara serak bukanlah suatu penyakit tapi merupakan suatu gejala dari penyakit, umumnya yang berhubungan dengan gangguan pita suara.

Ket : Nasal cavity (rongga hidung), Laryngeal cavity (rongga tenggorok), Vocal cords (pita suara), Trachea (saluran nafas), Esophagus (saluran makanan)

Gangguan pita suara dapat terjadi karena adanya infeksi / peradangan pada tenggorokkan, pemakaian suara yang berlebihan, pertumbuhan massa / tumor pada pita suara, gangguan saraf pita suara, trauma pada leher akibat benturan / pukulan dan infeksi paru-paru.

Penyebab paling sering umumnya adalah infeksi / peradangan pada tenggorokkan, biasanya karena infeksi saluran nafas atas.

Pemakaian suara yang berlebihan umumnya terjadi pada orang yang pekerjaan utamanya harus berbicara cukup lama, seperti guru, penyanyi, sales, umumnya disertai adanya infeksi / peradangan pada tenggorokkan.

Pengobatan yang utama adalah mengistirahatkan pita suara dengan tidak banyak berbicara dan pengobatan sesuai penyebabnya.

Yang perlu diwaspadai apabila suara serak lebih dari 4 minggu harus segera diperiksakan untuk menilai gangguan pada pita suara.

Read Full Post »

Mendengkur atau Mengorok

Mendengkur atau dalam bahasa awam dikatakan mengorok (dalam bahasa medis diistilahkan OSA ; Obstructive Sleep Apnea), merupakan hal yang tidak menyenangkan, baik bagi penderita sendiri maupun orang yang mendengarnya.

Hal tersebut disebabkan karena adanya hambatan / sumbatan aliran udara pada saat kita bernafas. Banyak faktor yang menyebabkannya, mulai dari daerah rongga hidung, rongga tenggorokkan, rongga mulut dan rongga kerongkongan / pernafasan.

    

Hambatan pada rongga hidung bisa disebabkan pembengkakan tulang hidung (konka), tulang hidung yang bengkok dan adanya polip hidung.

Sumbatan pada rongga tenggorokkan dan mulut dapat disebabkan adanya pembesaran amandel (adenoid dan tonsil), adanya kelainan pada langit-langit mulut (palatum dan uvula), penebalan dinding belakang tenggorokkan.

Hambatan pada rongga kerongkongan / pernafasan dapat disebabkan adanya kelainan pada anak lidah (epiglottis) dan adanya penyempitan di saluran nafas (trakea), kelebihan berat badan (obesitas) dapat juga menyempitkan saluran nafas bagian atas.

Akibat mendengkur yang berat, kondisi badan biasanya pada pagi hari kurang segar, lekas capek, mengantuk dan dapat juga mengganggu jantung paru.

Untuk mengurangi mendengkur dapat dilakukan dengan tidur miring. Pengobatan mendengkur / mengorok ini, disesuaikan dengan penyebabnya, jadi harus diperiksa semua bagian yang dilalui udara pada waktu kita bernafas.

Read Full Post »

Banyak saya mendapat pertanyaan seperti ini, ada beberapa hal yang perlu diluruskan mengenai operasi amandel, karena banyak berita dari mulut ke mulut yang tidak sepenuhnya benar, seperti apabila amandel diangkat bisa menyebabkan kebodohan.

Amandel (dalam bahasa medis disebut tonsil) adalah kelenjar di dalam rongga mulut bagian dalam yang letaknya di kiri dan kanan, umumnya sebesar kelereng.

Fungsinya membantu pertahanan tubuh bagi anak-anak di bawah usia 6 tahun melawan penyakit. Mulai anak usia 6 tahun ke atas fungsi amandel akan digantikan oleh pertahanan tubuh yang lain.

Dengan bertambahnya usia seharusnya amandel tersebut akan mengecil dengan sendirinya, kecuali apabila sering terjadi infeksi/peradangan seperti batuk pilek dan adanya faktor alergi pada badan, amandel akan bertambah besar.

Amandel yang harus dioperasi apabila terjadi infeksi yang berulang pada tenggorok (seperti batuk pilek) umumnya lebih dari 6 kali dalam setahun terakhir, karena apabila dibiarkan justru akan berbahaya karena infeksi dapat menjalar ke paru-paru dan jantung.

Juga apabila ada sumbatan jalan nafas, seperti mengorok yang berat pada saat tidur, dimana kadang-kadang dapat menyebabkan berhenti bernafas akibat sumbatan amandel yang besar. Hal ini tidak boleh dibiarkan terlalu sering berulang karena akan dapat mengakibatkan gangguan oksigen ke otak karena sumbatan nafas tersebut.

Jadi apabila amandel itu memang mengganggu barulah dianjurkan untuk diangkat.

Read Full Post »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 73 other followers