Feeds:
Posts
Comments

Tuli Mendadak

Tuli mendadak ( istilah medis : sudden deafness ) merupakan keadaan emergensi di telinga, dimana telinga mengalami ketulian secara mendadak, kadang tanpa disertai keluhan, umumnya mengenai satu telinga.

Dikatakan emergensi karena keadaan ini sering kali menetap, jika tidak diketahui cepat penyebabnya.

Keluhan yang timbul biasanya, terjadi penurunan pendengaran yang berat secara tiba-tiba dapat disertai telinga berdengung ( tinitus ) dan rasa berputar ( vertigo ).

Penyebab pasti kadang sulit untuk diketahui, umumnya diakibatkan gangguan pada saraf telinga ( pada rumah siput / koklea ) oleh berbagai hal seperti trauma kepala, trauma bising yang keras, infeksi virus, perubahan tekanan atmosfir dan adanya kelainan darah.

Jalannya suara

Pengobatan pertama, pasien harus segera beristirahat baik fisik dan mental selama lebih kurang 2 minggu dan segera berobat ke dokter spesialis THT dan spesialis Penyakit Dalam untuk mencari penyebab dan pengobatan lebih lanjut.

Masa emas ( golden period ) penyembuhan tuli mendadak ini, umumnya sekitar 4 minggu, karena lebih dari waktu itu ditakutkan penyembuhan tidak sempurna.

Serangga Masuk Telinga

Lubang telinga kita dapat kemasukkan serangga, umumnya orang-orang yang suka tidur di bawah / di lantai.

Jika kemasukkan serangga, dapat diketahui dengan ada sesuatu yang bergerak-gerak di dalam telinga dan sering disertai rasa sakit. Untuk mengurangi rasa sakit, sementara dapat diberikan penghilang rasa sakit, seperti untuk anak-anak dapat diberikan syrup penurun panas yang dapat juga mengurangi rasa sakit.

Usahakan jangan panik, jika telinga sebelumnya tidak pernah berair berulang, masukkan air bersih atau sejenis cairan antiseptik (seperti rivanol) ke dalam lubang telinga, jangan cairan yang dapat menyebabkan iritasi (seperti alkohol).

Maksud pemberian cairan tersebut dengan harapan binatang / serangga tersebut dapat mati, sehingga tidak melukai lebih jauh lubang telinga.

Setelah sakit mereda segera bawa ke dokter, untuk mengeluarkan serangga, karena jika dibiarkan akan menyebabkan infeksi telinga bertambah berat.

Setelah kita mengetahui penyebab dan komplikasi dari sinusitis dan polip dari tulisan sebelumnya, banyak juga yang bertanya bagaimana mengobatinya.

Setelah diketahui kita menderita sinusitis dan polip dari pemeriksaan dokter dan pemeriksaan tambahan seperti foto rontgen/CT Scan sinus, biasanya pengobatan sinusitis dan polip sangat bergantung dari derajat ringan-beratnya penyakit, tapi pada umumnya pengobatan pertama adalah pemberian antibiotika dan anti peradangan, lebih kurang 2-3 minggu.

Kemudian dilakukan evaluasi apakah ada perbaikan yang berarti, jika dokter dan pasien merasakan tidak ada perubahan maka tindakan selanjutnya adalah operasi.

Jenis operasi juga banyak pertimbangannya, tergantung dari kondisi pasien dan keadaan berat penyakitnya.

Jenis operasai sinus, ada yang hanya dilakukan pencucian (irigasi) di daerah sinus yang terkena, umumnya hanya pada daerah sinus maksilaris ( daerah pipi ).

Untuk sinus yang lain letaknya lebih sulit, biasanya resiko juga lebih besar, perlu tekhnik operasi yang yang lebih canggih dan keahlian yang tinggi.

Saat ini operasi banyak dilakukan menggunakan endoskopi, operasinya di sebut Bedah Sinus Endoskopi Fungsional (BSEF) atau Functional Endoscopy Sinus Surgery (FESS). Di sini operasi memperbaiki sumbatan pada sinus-sinus yang terinfeksi.

Untuk polip juga dapat dilakukan dengan endoskopi, sehingga dapat dilakukan pengangkatan polip sebersih mungkin.

Banyak keluhan antara sinusitis dan polip simpang siur dan membingungkan. 

Sinusitis adalah adanya infeksi / peradangan pada daerah sinus kita ( ada 5 pasang daerah sinus di muka kita ), sedangkan Polip adalah bagian dari sinus yang keluar dan menyerupai balon / daging di daerah hidung.

Penyebab sinusitis umumnya akibat sumbatan hidung yang berkepanjangan, sedangkan polip umumnya timbul akibat komplikasi lebih lanjut dari sinusitis, ke duanya disebabkan adanya alergi pada hidung.

Gejala pada sinusitis tergantung daerah sinus mana yang terkena, secara umum kepala terasa sakit, muka terasa berat, ingus kental kekuningan sampai hijau, hidung tersumbat.

Pada polip gejala yang timbul adanya sumbatan hidung dari yang ringan sampai berat dan tersumbat sepanjang hari, kemudian juga disertai gejala hampir sama dengan sinusitis.

Adanya alergi pada hidung merupakan penyebab yang utama, oleh karena itu kita harus mengetahui alergi penyebabnya.   Untuk mengetahui alergi apa saja yang umum terjadi dapat dibaca pada tulisan sebelumnya ( Hidung sering tersumbat dan bersin ).

Banyak orang tua yang mengeluhkan kenapa anaknya berbeda dengan teman seumur yang rata-rata sudah bisa berbicara.   Umumnya anak-anak sudah mulai berbicara yang sesungguhnya sejak usia 12 bulan, walaupun kadang pengujarannya belum sempurna.

Anak-anak yang belum dapat berbicara dapat disebabkan 2 hal, yaitu : pertama, terdapat gangguan pendengaran sehingga anak tidak dapat belajar mengenal bunyi, kedua terdapat gangguan di pusat bicara di otak, dimana anak tersebut mendengar tapi dia tidak bisa menterjemahkan / mempelajari apa yang dia dengar.

Deteksi dini terhadap keadaan seperti ini akan dapat mengatasi keterlambatan anak dalam berbicara.   Jika memang didapatkan adanya gangguan pendengaran, secara dini dapat dipakaikan alat bantu dengar, sehingga anak dapat belajar berbicara.

 Banyak cara untuk mengetahui apakah anak kita dapat mendengar sejak bayi, seperti dengan adanya suara-suara, kita lihat apakah ada reaksi, baik dengan gerakan badan, mata atau kadang anak terkejut dengan suara keras.

Orang tua harus curiga jika anak sejak bayi tidak terganggu dengan suara-suara yang ribut / keras pada saat tidur.

Gangguan pendengaran anak juga dipengaruhi keadaan ibu selama kehamilan, seperti ibu menderita virus TORCH, cacar air atau sakit berat lainnya.

Saat ini sudah ada alat pendeteksi dini sejak bayi baru lahir, untuk mengetahui gangguan pendengaran, terutama bagi ibu dengan resiko tinggi tadi.

Hidung mimisan

Mimisan (dalam bahasa medis disebut epistaksis) pada anak-anak umumnya disebabkan adanya infeksi di hidung seperti demam, batuk pilek, dan juga akibat benturan / trauma pada hidung. 

Jika hal ini terjadi jangan panik, tekan pada bagian atas / punggung hidung pada satu sisi atau ke dua sisi selama lebih kurang 15 menit, anak boleh ditidurkan atau duduk.    Bisa juga dilakukan kompres dingin di atas / punggung hidung tersebut.

Pada orang dewasa jika terjadi mimisan umumnya terjadi akibat benturan.  Dapat juga timbul akibat infeksi / peradangan seperti flu berat dan dapat terjadi akibat adanya daging tumbuh di rongga hidung seperti tumor

Pada orang tua mimisan terjadi kemungkinan yang tersering akibat darah tinggi.

Semua kejadian diobati sesuai dengan penyebabnya,  jika terjadi mimisan pertolongan pertama tekan daerah hidung atau kompres dingin, jika dalam 15 menit masih terjadi mimisan segera bawa ke rumah sakit.

Apabila keadaan mimisan terjadi berulang kali, lebih baik diperiksakan lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya, karena sekarang ada alat pemeriksaan yang kita juga dapat melihat keadaan rongga hidung melalui TV.

Jamur umumnya timbul pada tempat-tempat yang lembab, lubang telinga kita umumnya kering. Telinga yang berjamur umumnya diakibatkan lubang telinga yang sering lembab sampai basah / berair. Istilah medis jamur pada telinga disebut otomikosis.

Telinga yang lembab atau berair diakibatkan karena infeksi pada rongga telinga luar, umumnya akibat terlalu sering membersihkan telinga dengan kapas/cotton bud.

Jika ingin membersihkan telinga jangan terlalu dalam dan terlalu keras, yang dapat mengakibatkan lecet pada kulit, sehingga menjadi lembab dan berair, jika berlangsung lama maka timbullah jamur.

Gejala yang timbul umumnya telinga terasa gatal sekali dan jika dibiarkan akan timbul sakit pada telinga dan dapat menyebabkan telinga mengeluarkan cairan.

Jika hal ini terjadi, kita harus segera ke dokter, karena telinga harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum diberi obat tetes, supaya lebih efektif.

Pengobatan telinga dengan berjamur umumnya agak lama, umumnya selama 2 minggu dan jika tidak dilakukan pencegahan hal ini dapat timbul berulang.

Pencegahan yang paling mudah ialah jangan membersihkan telinga terlalu sering dan dalam dengan cotton bud apalagi dengan alat-alat pengait yang terbuat dari logam/besi

Banyak orang mengeluh masalah kotoran telinga yang berulang, sementara ada yang tidak menjadi masalah, bagaimana kok bisa begitu?

Pada liang telinga bagian luar terdapat rambut-rambut halus yang fungsinya sebagai penyaring terhadap kotoran yang mungkin masuk dari luar seperti debu.

Kotoran telinga berasal dari kotoran di luar telinga yang tersaring dan kelenjar keringat yang mengering disekitar rambut halus telinga bagian luar.

Jenis kotoran telinga ada yang kering, yang umumnya dapat keluar/jatuh sendiri dari lubang telinga dan yang basah, yang umumnya akan lebih lengket pada kulit telinga.

Kotoran telinga umumnya akan penuh sekitar 3-4 bulan, jadi sebenarnya tidak perlu untuk membersihkan telinga setiap hari dengan kapas telinga (cotton bud).

Jika harus membersihkan telinga, jangan sampai terlalu dalam karena kemungkinan akan mendorong kotoran lebih dalam dan makin hari akan menumpuk sehingga dapat mengganggu pendengaran dan yang berbahaya dapat merobek gendang telinga.

Jika kotoran telinga terlalu kering dan keras, harus diberikan dulu obat tetes telinga untuk melunakkan kotoran telinga sehingga tidak melukai kulit telinga pada saat dibersihkan.

Banyak saya mendapat pertanyaan seperti ini, ada beberapa hal yang perlu diluruskan mengenai operasi amandel, karena banyak berita dari mulut ke mulut yang tidak sepenuhnya benar, seperti apabila amandel diangkat bisa menyebabkan kebodohan.

Amandel (dalam bahasa medis disebut tonsil) adalah kelenjar di dalam rongga mulut bagian dalam yang letaknya di kiri dan kanan, umumnya sebesar kelereng.

Fungsinya membantu pertahanan tubuh bagi anak-anak di bawah usia 6 tahun melawan penyakit. Mulai anak usia 6 tahun ke atas fungsi amandel akan digantikan oleh pertahanan tubuh yang lain.

Dengan bertambahnya usia seharusnya amandel tersebut akan mengecil dengan sendirinya, kecuali apabila sering terjadi infeksi/peradangan seperti batuk pilek dan adanya faktor alergi pada badan, amandel akan bertambah besar.

Amandel yang harus dioperasi apabila terjadi infeksi yang berulang pada tenggorok (seperti batuk pilek) umumnya lebih dari 6 kali dalam setahun terakhir, karena apabila dibiarkan justru akan berbahaya karena infeksi dapat menjalar ke paru-paru dan jantung.

Juga apabila ada sumbatan jalan nafas, seperti mengorok yang berat pada saat tidur, dimana kadang-kadang dapat menyebabkan berhenti bernafas akibat sumbatan amandel yang besar. Hal ini tidak boleh dibiarkan terlalu sering berulang karena akan dapat mengakibatkan gangguan oksigen ke otak karena sumbatan nafas tersebut.

Jadi apabila amandel itu memang mengganggu barulah dianjurkan untuk diangkat.

Banyak orang yang bermasalah dengan hidungnya, sangat menyiksa bagi mereka karena setiap saat tersumbat sehingga menyulitkan untuk bernafas.

Ada beberapa gejala apakah seseorang itu menderita alergi/sensitif pada hidung, yaitu bersin-bersin lebih dari 5 kali secara berurutan disertai ingus yang bening dan encer dan atau tiba-tiba hidung sering tersumbat, hal ini dapat juga disertai rasa gatal di hidung dan mata.

Berdasarkan istilah kedokteran penyakit ini disebut rhinitis alergi atau secara awam bisa disebut alergi hidung.

Umumnya hal tersebut ada pencetusnya, itu yang harus disadari oleh para penderita, karena jika pencetus/penyebabnya tidak dihindari, akan menambah parah baik sumbatan dan bersin-bersin, begitu juga sebaliknya jika kita hindari akan berkurang secara bertahap sampai hilang.

Penderita biasanya mengeluhkan tidak ada atau tidak mengetahui pencetus/penyebabnya, hal itu disebabkan mungkin karena gejala ini sudah berlangsung lama dan mula-mula dianggap suatu hal yang lumrah/biasa.

Di Indonesia, gejala alergi pada hidung ini umumnya terjadi sepanjang hari/tahun/musim, berbeda untuk di luar negri karena ada beberapa musim.

Penyebab/pencetus yang umum terjadi pada hidung yaitu debu rumah, tungau, kecoa, udara dingin, bau-bauan, jamur (tempat lembab), asap, bulu-bulu binatang (kucing, anjing, burung).

Untuk mencari penyebab/pencetusnya :

  • Dapat dilakukan dengan mengevaluasi riwayat sebelumnya seperti apabila kita merasakan gejala seperti di atas berarti di tempat kita berada ada sesuatu penyebabnya, lebih baik kita segera pindah dan jika sudah diketahui lebih baik untuk dihindari.
  • Tes kulit ( skin test ), hanya dapat dilakukan oleh dokter.

Alergi hidung sering kali muncul bersama dengan asma, hal ini disebabkan karena hidung dan saluran nafas merupakan satu saluran.

Sakit kepala, berat di muka, sinusitis dan polip dapat merupakan komplikasi yang sering terjadi apabila sumbatan hidung berlangsung terus menerus dan berat.

Menghindari penyebab merupakan pengobatan yang paling baik, dapat juga dilakukan fisioterapi dengan cara menghangatkan daerah hidung, bila hal ini tidak dapa dilakukan baru diperlukan pemberian obat.

« Newer Posts - Older Posts »