Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Penyakit Hidung’ Category

Bagi penderita alergi, dalam hal ini debu, terkadang sangat sulit untuk menghindarinya.   Selama ini kita sudah berusaha untuk bersih, tapi kenapa masih saja hidung masih terasa gatal dan bersin-bersin.    

sneeze

Sebenarnya bukan hanya debu yang harus kita hindari, tapi ada sejenis binatang yang sangat kecil sekali, namanya tungau debu ( tidak bisa kita lihat dengan mata ), dia hidup dari sisa-sisa kulit ari kita yang lepas, biasanya hidup di kain, karpet, seprei, tirai, kapuk dan mainan berbulu.

Di sini ada beberapa tips bagaimana menghindari / mengurangi debu disekitar kita, yaitu :

  1. Hindari ruangan yang sedang dibersihkan, jika terpaksa pakai penutup buat hidung dan mulut.
  2. Kamar harus mempunyai ventilasi yang baik dan cahaya matahari dapat masuk.
  3. Kurangi kelembaban udara dengan menggunakan AC dan jangan lupa untuk membersihkan penyaring udara 1 kali seminggu.                    
  4. Hindari boneka berbulu dan simpan dalam plastik.
  5. Hindari kasur dan bantal dari kapuk.
  6. Lantai sebaiknya tidak memakai karpet, jika ada harus dibersihkan dengan penghisap debu setiap 2 hari sekali.
  7. Seprei, sarung bantal/guling, tirai, selimut dari bahan katun, cucilah dengan menggunakan air hangat 60 C minimal seminggu sekali.
  8. Di kamar tidur jangan terlalu banyak poster/lukisan dan jangan ada rak sepatu, tumpukan buku/majalah/koran.
  9. Jangan lupa membersihkan kolong tempat tidur, kursi dan di atas lemari menggunakan lap basah.
  10. Supaya debu tidak berterbangan saat dibersihkan, gunakan lap basah atau penghisap debu dengan alat penyaring yang baik.
  11. Perabotan di ruang keluarga dan di kamar, sebaiknya yang mudah dibersihkan, tidak berukir.
  12. Jangan memelihara atau hindari binatang peliharaan.
  13. Hindari ruangan yang lembab dan berdebu
  14. Jangan merokok dan hindari asap rokok.

 Demikianlah beberapa tips supaya kita bisa menghindari timbulnya alergi.

Read Full Post »

Setelah tulisan saya sebelumnya mengenai sinusitis dan polip, saya akan menjelaskan sedikit lagi mengenai apa saja yang menjadi penyebab dari sinusitis.

Sinuitis adalah peradangan pada daerah / rongga sinus-sinus kita di wajah. (gbr.1)

Penyebab sinusitis ada beberapa :

  1. Infeksi / peradangan, baik di daerah rongga hidung maupun tenggorokkan (peradangan amandel – tonsil dan adenoid) (gbr.2)
  2. Adanya sumbatan di daerah rongga hidung, seperti :
    • polip (gbr.3)
    • tumor
    • benda asing
    • pembesaran tulang konka hidung (istilah medis: konka inferior dan media)
    • tulang hidung bengkok (pada tulang tengah pemisah antara lubang hidung kiri dan kanan – istilah medis : septum deviasi) (gbr.4)
  3. Adanya alergi pada hidung, sehingga menyebabkan sumbatan.
  4. Pengaruh lingkungan, seperti udara dingin, udara panas, asap polusi, bau-bauan.
  5. Pada perenang, air sering masuk ke rongga hidung.
  6. Trauma (fisik maupun tekanan / barotrauma), menyebabkan perdarahan pada sinus.
  7. Infeksi pada gigi geraham (1,2,3) atas kiri dan kanan, infeksi yang berat dan lama dapat menembus sampai rongga sinus maksilaris (pipi)

Gbr.1                                               Gbr.2

Gbr.3                                                          Gbr.4

Secara sederhanan, apapun penyebab sumbatan atau gangguan yang berkepanjangan pada rongga hidung, dapat menyebabkan gangguan juga pada daerah / rongga sinus.

Read Full Post »

Setelah kita mengetahui penyebab dan komplikasi dari sinusitis dan polip dari tulisan sebelumnya, banyak juga yang bertanya bagaimana mengobatinya.

Setelah diketahui kita menderita sinusitis dan polip dari pemeriksaan dokter dan pemeriksaan tambahan seperti foto rontgen/CT Scan sinus, biasanya pengobatan sinusitis dan polip sangat bergantung dari derajat ringan-beratnya penyakit, tapi pada umumnya pengobatan pertama adalah pemberian antibiotika dan anti peradangan, lebih kurang 2-3 minggu.

Kemudian dilakukan evaluasi apakah ada perbaikan yang berarti, jika dokter dan pasien merasakan tidak ada perubahan maka tindakan selanjutnya adalah operasi.

Jenis operasi juga banyak pertimbangannya, tergantung dari kondisi pasien dan keadaan berat penyakitnya.

Jenis operasai sinus, ada yang hanya dilakukan pencucian (irigasi) di daerah sinus yang terkena, umumnya hanya pada daerah sinus maksilaris ( daerah pipi ).

Untuk sinus yang lain letaknya lebih sulit, biasanya resiko juga lebih besar, perlu tekhnik operasi yang yang lebih canggih dan keahlian yang tinggi.

Saat ini operasi banyak dilakukan menggunakan endoskopi, operasinya di sebut Bedah Sinus Endoskopi Fungsional (BSEF) atau Functional Endoscopy Sinus Surgery (FESS). Di sini operasi memperbaiki sumbatan pada sinus-sinus yang terinfeksi.

Untuk polip juga dapat dilakukan dengan endoskopi, sehingga dapat dilakukan pengangkatan polip sebersih mungkin.

Read Full Post »

Banyak keluhan antara sinusitis dan polip simpang siur dan membingungkan. 

Sinusitis adalah adanya infeksi / peradangan pada daerah sinus kita ( ada 5 pasang daerah sinus di muka kita ), sedangkan Polip adalah bagian dari sinus yang keluar dan menyerupai balon / daging di daerah hidung.

Penyebab sinusitis umumnya akibat sumbatan hidung yang berkepanjangan, sedangkan polip umumnya timbul akibat komplikasi lebih lanjut dari sinusitis, ke duanya disebabkan adanya alergi pada hidung.

Gejala pada sinusitis tergantung daerah sinus mana yang terkena, secara umum kepala terasa sakit, muka terasa berat, ingus kental kekuningan sampai hijau, hidung tersumbat.

Pada polip gejala yang timbul adanya sumbatan hidung dari yang ringan sampai berat dan tersumbat sepanjang hari, kemudian juga disertai gejala hampir sama dengan sinusitis.

Adanya alergi pada hidung merupakan penyebab yang utama, oleh karena itu kita harus mengetahui alergi penyebabnya.   Untuk mengetahui alergi apa saja yang umum terjadi dapat dibaca pada tulisan sebelumnya ( Hidung sering tersumbat dan bersin ).

Read Full Post »

Hidung mimisan

Mimisan (dalam bahasa medis disebut epistaksis) pada anak-anak umumnya disebabkan adanya infeksi di hidung seperti demam, batuk pilek, dan juga akibat benturan / trauma pada hidung. 

Jika hal ini terjadi jangan panik, tekan pada bagian atas / punggung hidung pada satu sisi atau ke dua sisi selama lebih kurang 15 menit, anak boleh ditidurkan atau duduk.    Bisa juga dilakukan kompres dingin di atas / punggung hidung tersebut.

Pada orang dewasa jika terjadi mimisan umumnya terjadi akibat benturan.  Dapat juga timbul akibat infeksi / peradangan seperti flu berat dan dapat terjadi akibat adanya daging tumbuh di rongga hidung seperti tumor

Pada orang tua mimisan terjadi kemungkinan yang tersering akibat darah tinggi.

Semua kejadian diobati sesuai dengan penyebabnya,  jika terjadi mimisan pertolongan pertama tekan daerah hidung atau kompres dingin, jika dalam 15 menit masih terjadi mimisan segera bawa ke rumah sakit.

Apabila keadaan mimisan terjadi berulang kali, lebih baik diperiksakan lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya, karena sekarang ada alat pemeriksaan yang kita juga dapat melihat keadaan rongga hidung melalui TV.

Read Full Post »

Banyak orang yang bermasalah dengan hidungnya, sangat menyiksa bagi mereka karena setiap saat tersumbat sehingga menyulitkan untuk bernafas.

Ada beberapa gejala apakah seseorang itu menderita alergi/sensitif pada hidung, yaitu bersin-bersin lebih dari 5 kali secara berurutan disertai ingus yang bening dan encer dan atau tiba-tiba hidung sering tersumbat, hal ini dapat juga disertai rasa gatal di hidung dan mata.

Berdasarkan istilah kedokteran penyakit ini disebut rhinitis alergi atau secara awam bisa disebut alergi hidung.

Umumnya hal tersebut ada pencetusnya, itu yang harus disadari oleh para penderita, karena jika pencetus/penyebabnya tidak dihindari, akan menambah parah baik sumbatan dan bersin-bersin, begitu juga sebaliknya jika kita hindari akan berkurang secara bertahap sampai hilang.

Penderita biasanya mengeluhkan tidak ada atau tidak mengetahui pencetus/penyebabnya, hal itu disebabkan mungkin karena gejala ini sudah berlangsung lama dan mula-mula dianggap suatu hal yang lumrah/biasa.

Di Indonesia, gejala alergi pada hidung ini umumnya terjadi sepanjang hari/tahun/musim, berbeda untuk di luar negri karena ada beberapa musim.

Penyebab/pencetus yang umum terjadi pada hidung yaitu debu rumah, tungau, kecoa, udara dingin, bau-bauan, jamur (tempat lembab), asap, bulu-bulu binatang (kucing, anjing, burung).

Untuk mencari penyebab/pencetusnya :

  • Dapat dilakukan dengan mengevaluasi riwayat sebelumnya seperti apabila kita merasakan gejala seperti di atas berarti di tempat kita berada ada sesuatu penyebabnya, lebih baik kita segera pindah dan jika sudah diketahui lebih baik untuk dihindari.
  • Tes kulit ( skin test ), hanya dapat dilakukan oleh dokter.

Alergi hidung sering kali muncul bersama dengan asma, hal ini disebabkan karena hidung dan saluran nafas merupakan satu saluran.

Sakit kepala, berat di muka, sinusitis dan polip dapat merupakan komplikasi yang sering terjadi apabila sumbatan hidung berlangsung terus menerus dan berat.

Menghindari penyebab merupakan pengobatan yang paling baik, dapat juga dilakukan fisioterapi dengan cara menghangatkan daerah hidung, bila hal ini tidak dapat dilakukan baru diperlukan pemberian obat.

Read Full Post »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 76 other followers