Bagi penderita alergi, dalam hal ini debu, terkadang sangat sulit untuk menghindarinya. Selama ini kita sudah berusaha untuk bersih, tapi kenapa masih saja hidung masih terasa gatal dan bersin-bersin.

Sebenarnya bukan hanya debu yang harus kita hindari, tapi ada sejenis binatang yang sangat kecil sekali, namanya tungau debu ( tidak bisa kita lihat dengan mata ), dia hidup dari sisa-sisa kulit ari kita yang lepas, biasanya hidup di kain, karpet, seprei, tirai, kapuk dan mainan berbulu.
Di sini ada beberapa tips bagaimana menghindari / mengurangi debu disekitar kita, yaitu :
- Hindari ruangan yang sedang dibersihkan, jika terpaksa pakai penutup buat hidung dan mulut.
- Kamar harus mempunyai ventilasi yang baik dan cahaya matahari dapat masuk.
- Kurangi kelembaban udara dengan menggunakan AC dan jangan lupa untuk membersihkan penyaring udara 1 kali seminggu.
- Hindari boneka berbulu dan simpan dalam plastik.
- Hindari kasur dan bantal dari kapuk.
- Lantai sebaiknya tidak memakai karpet, jika ada harus dibersihkan dengan penghisap debu setiap 2 hari sekali.
- Seprei, sarung bantal/guling, tirai, selimut dari bahan katun, cucilah dengan menggunakan air hangat 60 C minimal seminggu sekali.
- Di kamar tidur jangan terlalu banyak poster/lukisan dan jangan ada rak sepatu, tumpukan buku/majalah/koran.
- Jangan lupa membersihkan kolong tempat tidur, kursi dan di atas lemari menggunakan lap basah.
- Supaya debu tidak berterbangan saat dibersihkan, gunakan lap basah atau penghisap debu dengan alat penyaring yang baik.
- Perabotan di ruang keluarga dan di kamar, sebaiknya yang mudah dibersihkan, tidak berukir.
- Jangan memelihara atau hindari binatang peliharaan.
- Hindari ruangan yang lembab dan berdebu
- Jangan merokok dan hindari asap rokok.
Demikianlah beberapa tips supaya kita bisa menghindari timbulnya alergi.


halo dok
memang susah kalau kita alergi debu , hidup rasanya tertekan dan repot
memang daya tahan tubuh diperlukan sekali kalau daya tahan tubuh lemah ya hidup harus menghindari ini dan itu
1. apakah ada pemecahan lain agar kebal terhadap debu atau tungau?
2. apakah berolah raga rutin membuat daya tahan tubuh kuat dan kebal terhadap alergi?
3 . saya juga dengar2 bahwa ada bio terapi untuk menyembuhkan alergi tapi mahal , apakah itu efektif?
4. bagaimana dengan akupuntur apakah membantu juga?
kalo bisa kapan kapan dokter bikin artikel bagaimana memperkuat daya tahan tubuh terhadap alergi dan alternatif penyembuhan lain terhadap alergi
terima kasih maaf pertanyaan saya terlalu banyak
Selamat pagi mas Charles,
Ada salah satu terapi namanya imunoterapi, dengan cara menyuntikan sesuatu zat /cairan yang berisi alergen yang sudah dilemahkan, namun harus disuntikkan selama 1 tahun ( seperti imunisasi ), diharapkan tubuh akan membentuk antibodi sendiri terhadap alergi tersebut. Beberapa penelitian mengatakan penyembuhan tidak sampai 100%, tapi cukup membantu bagi yang alergi sangat berat.
Sekarang ada juga pemberian imunoterapi ini dengan obat pil ( dimasukkan di bawah lidah, dan akan terserap sendiri ), juga diminum untuk jangka waktu tertentu dan harganya saat ini masih cukup mahal.
Untuk bioterapi ataupun akupuntur, baik juga, prinsipnya juga untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita.
Dengan olah raga dan istirahat yang cukup juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita.
Terima kasih.
1.informasi yang saya dengar imunoterapi itu hanya untuk 1 jenis alergen saja ya dok?
2.apakah untuk yang alergi debu bisa memakai cara imunotherapy?
3.kira2 berapa harga pil tersebut dan pil itu untuk 1 alergen saja ya dok?
4. dok kapan2 bahas tentang imunotherapy ini siapa tahu banyak yang membutuhkan
terima kasih
Selamat pagi mas Charles,
Imunoterapi memang hanya untuk satu jenis alergen ( tergantung alergi mana yang paling berat ), untuk alergi debu ada alergennya. Untuk pil saya kurang begitu tau harganya, kalau di Jakarta katanya sudah ada, saya pernah ada pasien yang mendapat pengobatan imunoterapi dengan pil dari Singapore ( maklum banyak orang batam yang berobat ke Singapore, walaupun menurut saya sama aja dengan kita, hanya pelayanannya saja yang beda ), katanya lumayan mahal ( soalnya pake dolar singapore ) dan harus pesan dulu.
Ok nanti saya coba menuliskan tentang imunoterapi.
Terima kasih
dear dokter,
nama saya fajar. saya pernah mendengar tentang sistem vacuum sentral yang “katanya” cukup efektif untuk dapat mengeluarkan segala debu dan kotoran tungau dari ruangan kita, karena sistem sentralisasinya tadi.
sistem ini memang memerlukan penarikan pipa, dan mesin di letakkan jauh dari lokasi pembersihan, sehingga penderita alergi tak perlu takut lagi ketika ada proses pembersihan (pem-vacuum-an).
diluar negeri sistem ini telah umum digunakan, tetapi disini masyarakat kita masih memandang rumit dalam mengaplikasikan sistem ini, entah mengapa.
jika memang berkenan dok, tolong dibuatkan semacam forum untuk membicarakan sejauh mana sistem ini dapat efektif dalam mengurangi penderita pasien alergi pada debu dan tungau.
terima kasih
Selamat siang Fajar,
Kalau Fajar tau alamat websitenya mungkin bisa langsung bertanya disana, saya juga kurang mengetahui hal tersebut.
Terima kasih.
saya pernah membaca di http://www.aertecnica.com pak tentang sistem ini. pembahasannya tentang kemampuan sistem untuk memindahkan 100% debu dari ruangan tempat kita berada, tanpa suara bising seperti mesin vacuum portable yang biasa kita kenal.
Hanya saja yang menjadi pertanyaan saya : apakah sistem sentral pada vacuum memang benar-benar berperan dalam meringankan penderitaan alergi pada debu?
jika memang ada pengunjung yang bisa memberikan keterangan lain yang lebih lengkap lagi tentang sistem ini, saya mengucapkan terima kasih.
Selamat sore Fajar,
Prinsipnya apapun yang dapat mengurangi debu pada penderita alergi debu itu sudah cukup bermanfaat. Tergantung teknologi yang dipakai, bisa di vakum, langsung di pel dengan kain basah, atau memakai alat pembersih udara juga boleh.
Terima kasih.
Bagaimana cara efisien untuk bersihkan tempat tidur dok dari tungau? Apakah hanya dengan dijemur? Kalau tinggal di apartement seperti saya, jadi ribet itu Dok.
Selamat siang mbak/mas,
Lebih baik cari bahan yang gampang dicuci, sekali seminggu cuci dengan air hangat. Kamar tidur sering di vakum. Kalau sudah tidak menimbulkan alergi lagi, berarti sudah cukup bersih tempat kita tidur dan kamar tidur kita, hanya yang penting harus rutin dibersihkan.
Terima kasih.
Selamat pagi dok.
saya tertarik dengan permasalahan yang dialami oleh bapak/ibu antidust. tinggal diapartemen memang tidak semudah tinggal dirumah, yang dapat menjemur kasur secara berkala untuk mengusir tungau.
saran saya dapat menggunakan vacuum yang diinstalasi secara sentral sehingga masalah-masalah seperti ini dapat diatasi.
kemarin saya bertemu dengan seorang teman, dia bercerita jika di Indonesia telah ada distributor untuk vacuum sentral ini. ini telp. nya pak/bu jika mau menghubungi: 021-6598418 up. Bpk. Chors.
terima kasih
Terima kasih mas Fajar, mudah-mudahan berguna bagi yang membutuhkannya.
met siang dok,
saya udah hampir 2 thn ini sering banget pilek gak sembuh – sembuh, setelah sy periksa ke 4 dokter THT, dua dokter bilang sinus, tapi dokter yg lain bilang alergi. Nah bingung kan dok ?!
setelah tes alergi ternyata ada 9 hal yg buat sy alergi, debu, mite, telor, susu, dll. Wah kalo sy nurutin gak makan semuanya trus sy bisa jd tmbah kerempeng dong skr aja udah tipis langsing kayak gini.
gimana dong dok, klo pas lagi kambuh hidung sy buntu , rasanya ingusnya itu loh gak mau dikeluarin….. nempel aja kayak perangko, sampe sy malu bgt kalo diliatin temen2 wkt sy berjuang ngeluarin ingus. Kalo tetp gak bisa akhirnya bernapas dari mulut deh….!
kalo untuk meningkatkan daya tahan tubuh, olahraga yg paling pas buat saya apaan ya dok ?
Makasih buanyak sebelumnya ya dok ^ – ^ !
Selamat sore Dewi,
Saya rasa sudah jelas bahwa Dewi menderita alergi ( baik dari tes alergi maupun keluhan setiap hari ). Ada keluhan alergi hidung yang menyebabkan hidung gampang tersumbat / buntu dan ada pula yang malah meler terus kayak air.
Sebenarnya coba perhatikan saja sehari-hari, dimana atau lagi ngapain yang menyebabkan hidung tersumbat/buntu. Untuk alergi hidung yang diperhatikan apa saja yang kita hirup pada saat bernafas ( untuk telor/susu, jika tidak masalah kalau dimakan, ya tidak apa-apa, mungkin jangan terlalu sering aja ). Alergi ini tidak akan sembuh total kalau kita tidak menghindarinya.
Kalau hidung lagi buntu, coba dihangatin ( diuapin dengan air panas ).
Untuk olah raga, sebenarnya tidak ada batasan bagi penderita alergi, biasanya malah hidung jarang tersumbat kalau kita lagi olah raga, karena badan menjadi panas, sirkulasi darah lancar.
Terima kasih.
Slmt siang Dok, saya mau tanya, kenapa hidung saya tidak bisa mencium bau lagi ya? Baik itu bau masakan, buah2an, parfum, bahkan bau badan sendiri juga tidak tercium. Apa nama penyakit saya ini Dok? Adakah obatnya di Apotek? Trm ksh
Selamat malam Joko,
Kemungkinan ada gangguan pada syaraf penciuman di hidung, bisa terjadi akibat adanya infeksi berat di hidung atau hidung terlalu sering tersumbat atau adanya alergi pada hidung sehingga hidung sering bersin-bersin.
Coba konsultasi dulu ke doker THT, untuk menilai bagaimana keadaan hidung. Harus segera diobati, karena ditakutkan kalau terlalu lama bisa terjadi gangguan yang permanen.
Terima kasih.
Halo Dok,
Saya salut sekali dengan blog ini yang berisi informasi bermanfaat, ditambah dengan fasilitas interaktif tanya jawab dengan Dokter secara langsung
Sejak kecil saya punya sering sakit pilek. Setelah minum obat, sembuh sebentar lalu kambuh lagi. Hingga sekarang saya menghindari es/minuman dingin, sikat gigi selalu dengan air matang, dan sebagainya.
Penyakit ini sempat ‘menghilang’ waktu saya tinggal di Jakarta (saya dari Surabaya), apabila muncul gejala flu langsung hilang begitu saya minum Redoxon. Padahal ketika di Jakarta saya sering minum es dan sikat gigi dengan air mentah.
Ketika kembali ke Surabaya, penyakit ini muncul lagi.
Dengan keluhan seperti ini, apa kira2 saya alergi debu ya? Mohon tanggapannya, dan terima kasih sebelumnya
Selamat malam Aghla,
Untuk mengetahui kita menderita alergi terhadap sesuatu, bisa dilakukan tes alergi ( namanya prick test, di kulit ) atau dari kebiasaan sehari-hari apa yang menjadi penyebab hidung tersumbat / pilek / bersin-bersin.
Jika memang setiap kena debu timbul gejalanya, itu berarti itu kemungkinan besar alergi debu. Jadi tergantung dari diri kita masing-masing.
Terima kasih.
Hallo Dokter,
sekitar tahun 1994 saya pernah ke dokter THT di salah satu RS dan telah dilakukan test rontgent. hasil dari test tersebut dinyatakan sinus paranasal normal.
namun sekarang setiap saya tidur,lubang hidung tersumbat sebelah.jika saya tidur miring ke kanan lubang sebelah kiri yang tersumbat atau sebaliknya.
setiap pagi lendir tersebut mengumpul dan saya berusaha keluarkan lewat mulut.
apa yang harus saya lakukan?. apakah ada obat yang bisa menyembuhkan?. soal harga mungkin saya bisa usahakan.
Terima kasih.
Selamat siang Imam,
Kemungkinan ada faktor alergi terhadap hidung ( yang harus dicari apa penyebabnya ). Alergi tidak bisa sembuh hanya dengan obat saja, harus sebisa mungkin menghindari alerginya. Jika belum mengetahui penyebab alerginya bisa dilakukan pemeriksaan alergi di kulit ( Prick test namanya ) di rumah sakit.
Mengenai obat ada yang diminum ada juga yang disemprotkan ke dalam hidung ( sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter THT untuk pemakaiannya ).
Terima kasih.
Selamat siang,
Saya hanya sekedar ingin berbagi pengalaman mengenai ‘alergi debu’ yang hingga saat ini masih saya derita.
Sejak saya sekolah SMP, saya membantu ibu saya menjahit dirumah. Bukan menjahit pakaian jadi seperti ‘tailor’ tapi jahitan ‘kain lap’. Saat itu sering saya bersin2 dan pilek tanpa henti, bahkan menjalar batuk berdahak pernah juga tumbuh benjolan ditengah hidung saya berupa ‘nanah’. Mungkin akibat terlalu sering ‘pilek’. Setelah lulus kuliah dan bekerja, saya meminta ibu saya agar berhenti menjahit. Saya berusaha keras membiayai rumah agar ‘alergi’ saya berkurang. Beberapa dokter spesialis sudah saya datangi, rontgen dan periksa darah jg saya jalani. Awalnya saya datang ke dokter langganan keluarga saya di Serpong, dikartu berobat ada tulisan ‘Rhinitis’, kata dokternya, saya alergi debu. Saya diberikan 5 tablet yang diminum 2 x ½, itupun diminum jika alergi saya kambuh. Dokter ini pun blg harusnya semakin hari, semakin berkurang minum obatnya, karena gimanapun jg, obat itu racun. Ibu saya kesal karena alergi saya tidak sembuh2, saya seperti ketergantungan dengan obat dari dokter, walaupun sudah mulai berkurang minumnya. Ibu saya menyarankan untuk cari pendapat dokter lain. Salah satu dokter bilang, tulang didalam hidung saya bengkok, katanya harus dioperasi. Saya pindah ke Spesialis THT di RS besar di Tangerang. Katanya tdk ada masalah dgn bengkoknya hidung saya. Saya hanya alergi debu. Dokter tsb memberikan resep obat yg harus setiap hari saya minum. Saya harus membelinya ulang setiap habis. Saya teringat pesan dokter saya yg di Serpong. Saya tidak memesan lagi obat dari dokter THT tsb. Saya pindah lagi ke dokter yang direferensiin oleh saudara saya. Katanya dokter ini biasa menangani pasien ‘alergi’. Hasil Tes darah menyatakan saya alergi coklat, telur,ayam,dll. Disana saya dianjurkan untuk ‘suntik alergi’ seminggu 2 kali. tahun 2004, biayanya sekali suntik 150/200rb selama 6 bulan. Setelah saya hitung2, gaji saya akan habis hanya untuk suntik. Tmn2 saya bilang coba tes lagi ke Internis di RSPP. Saya lupa nama dokternya, tapi menurut tmn2 saya yg perawat RSPP, dia dokter yang bagus. Hasil tes darah, saya tidak alergi coklat,ayam,telur,dll. Akhirnya saya memutuskan untuk meneruskan obat ke dokter di Serpong. 2 tahun terakhir, dalam sebulan hanya beberapa kali saja kambuh. Saat melihat kartu berobat, hanya 6 bulan sekali saya kembali ke dokter. Sekarang saya hanya menjaga agar ‘alergi’ saya tidak kambuh dengan cara rajin membersihkan kamar. Gak harus orang lain yg mengerjakan, setiap saya membersihkan kamaar, saya menggunakan saputangan yang diikat menutup hidung. Jujur, saya jg jarang menjemur kasur. Karena keterbatasan waktu saya. Saya masih menggunakan tempat tidur dari kayu, setiap minggu saya lap basah, saya pakai kasur busa. Sebelum tidur selalu saya bersihkan pakai sapu lidi. Semua barang2, saya simpan dalam lemari, boneka2 saya rapihkan kedalam plastik besar. Pokoknya semua barang dikamar harus tersimpan ‘rapih didalam’. jika alergi saya kambuh, tidak bisa berhenti bersin,sementara ini saya harus minum obat. Dan selalu mencegah kambuh. Saya juga membiasakan diri tidur telentang.
Pertanyaan untuk Dokter :
Ada sebuah klinik herbal di ITC Cempaka Mas, disana dilayani dokter untuk konsultasi, ibu saya pernah berobat kesana untuk ‘ambeien dalam’ yang sudah parah, Alhamdulillah sudah membaik. Saya cenderung ‘parno’ untuk pindah dokter lagi. Mungkinkah saya bisa sembuh dengan obat herbal? Atau saya harus mencobanya dulu ? atau sebenarnya ‘alergi debu’ tidak bisa sembuh ?
Terimakasih,
Titi
Selamat siang Titi,
Cukup bagus cerita pengalaman kamu, dari sini sudah bisa diketahui bahwa alergi apapun tidak akan bisa sembuh hanya dengan minum obat. Walaupun sekarang sudah ada pengobatan herbal dan imunoterapi ( seperti disuntik atau sekarang ada yang hanya diletakkan dibawah lidah, namun harganya masih cukup mahal ), akan sembuh untuk beberapa waktu dan jika tidak diikuti dengan menghindari pencetusnya lama kelamaan akan muncul kembali.
Terima kasih.
nah…itu dia yang menjadi pertanyaan saya…apa mungkin alergi itu gak bisa sembuh ? karna saya sempat berfikir, dokter saya di Serpong ini sudah cukup tua. suaminya pun sudah Almarhum. yang terbayang oleh saya, jika suatu saat dokter saya ini meninggal, lalu bagaimana dengan obat yg biasa saya konsumsi ? bagaimana dengan pengobatan herbal? mungkin gak ya…saya bisa sembuh dengan herbal…???
Terimakasih,
Titi
Selamat siang Titi,
Alergi itu bisa sembuh, selama kita tidak terkena pencetus alerginya terlalu sering. Pengobatan apa saja boleh, asalkan selama jika sudah sembuh tidak terlalu sering kena alerginya lagi.
Terima kasih.
Saya memiliki alat/mesin untuk mencegah alergi debu, asma, sinus, demam kawasaki, dan gangguan pernafasan lainnya. cara kerjanya hanya dengan menggunakan air 2 liter.
syarat :
1. presentasi harus dirumah pribadi
2. dilihat oleh suami dan isteri pemilik rumah
3. konfirmasi 1 hari sebelumnya.
untuk free presentasi hub. bambang : 081908087876 / 021-99377654
Solusi alternatif untuk Alergi
Berdasarkan pengalaman saya pada istri yang dulu terkena alergi ( faktor pencetus diduga debu dan dingin angin/udara), awalnya merepotkan sekali, susah menghindari faktor pemicunya dan ketiga menggunakan obat untuk meredakanya lama-lama tubuh jadi kebal terhadap obat-obatan tersebut. sehingga obat-obat tersebut jika diminum tidak bereaksi lagi)Istri saya sudah menggunakan beberapa jenis obat untuk alerginya tersebut.
Alergi pada istri saya mempuyai dua efek pada tubuh yang berbeda, yaitu :
1. Jika alergi tersebut menyerang tubuh bagian leher ke bawah, maka yang terjadi adalah gatal dan bentol-bentol.
2. Jika alergi tersebut menyerang tubuh bagiab leher ke atas maka dampaknya seluruh muka bengkak, dari pipi, hidung, dan bibir seluruh muka, serta diikuti rasa pegal dan nyeri diseluruh persendian, dan ini yang paling sakit/parah.
Secara kebetulan istri ngobrol dengan tetangga di dekat rumah mertua saya, kebetulan tetangga tersebut chinese, tetangga menyarankan agar minum anggur kolesom satu botol dihabiskan. cara minumnya 2 atau 3 kali sehari, satu sloki/ tutupnya botol. Awalnya saya ragu disamping memang minuman tersebut beralkohol dan dilarang agama, tapi melihat penderitaan istri yang begitu hebat kalau kambuh diatas leher akhirnya istri saya belikan 1 botol anggur kolesom cap orang tua. Setelah meminum rutin sampai habis frekwensi terjadinya alergi mulai berkurang ( dulu istri 3 hari kambuh ) dan setelah 2 sampai 3 bulan istri tidak lagi terkena alergi, sampai sekarang sudah 1,5 tahun lebih istri tidak lagi alergi. selamat mencoba, semoga berhasil.
Selamat malam Toni Munawar,
Saya sudah coba kirimkan atas pertanyaan anda, tapi email kembali lagi, tidak sampai, oleh karena itu saya tuliskan di sini.
Saya bapak.
Kalau melihat keluhan seperti ini, kemungkinan hidung sensitif terhadap sesuatu, jadi ada yang tidak tahan terhadap sesuatu pada hidung ( istilah medisnya alergi di hidung ).
Setelah menghindari asap rokok terasa lebih lega, jadi kemungkinan alergi juga terhadap asap rokok ( setiap orang berbeda-beda penyebabnya ). Alergi secara bertahap akan berkurang jika dihindari terus. Coba juga lakukan fisioterapi dengan cara menghangatkan hidung dengan uap air panas ( seperti di steam ) selama 10-15 menit setiap hari sampai terasa lega.
Ingus akan timbul karena adanya rangsangan yang masuk ke hidung.
Terima kasih.
Selamat malam dok,
Saya mau tanya anak saya umur 3 th batuk pilek tidak pernah sembuh sejak kecil (mungkin mulai umur 1,5 th). Kata dokter alergi. Kemarin ditest alergi debu dan susu. Dokternya bilang terapi suntik sekali seminggu selama 14 x dilanjutkan sekali tiga minggu selama 14 x juga. Cuma saya ragu mengingat anak saya masih kecil, untuk suntik imunisasi saja dia sudah trauma. Tapi saya juga kasihan kalau dia harus minum obat terus. Apa ada solusi lain dok?
Selamat malam Jeannie,
Pengobatan alergi yang paling baik adalah menghindari penyebabnya. Pengobatan lain dengan minum obat atau semprot hidung ( umumnya minimal usia 9 tahun ), atau dengan imunoterapi ( dengan disuntik, atau saat ini ada yang dilakukan dengan obat, dengan meletakannya di bawah lidah, dalam jangka waktu tertentu, namun harga cukup mahal ). Hanya itu pengobatan yang secara medis yang dapat dilakukan untuk alergi. Coba dari sekarang mulai kamar tidur dan tempat bermainnya diperhatikan dari debu-debu.
Terima kasih.
minum anggur kolesom cap ortu apabisa dipakai buat anak kcl, kebetulan anak saya (3 th 4 bln) sensitif banget dgn alam sekitar (terutama debu/udara dingin) kalau bs dosis minumnya bagaimana?
saat ini obat pegangannya RYVEL Drops
Terima kasih
Selamat malam Neneng R,
Wah…kalau itu saya kurang tahu, waktu itu ada yang punya pengalaman buat istrinya, mungkin bisa langsung dihubungi lewat emailnya.
Terima kasih.
Malam dok.. Saya sudah 2th ni tiap x kena debu langsung bersin2. Kemudian keluar ingus meler seperti air yg g berhenti-berhenti..
Tp akhir2 ni hidung saya kalau kena bau masakan jg meler. Apakah t berarti alergi saya makin parah dok? Padahal sebelumnya tidak..
Selamat malam Arieftirta,
Keluhan seperti itu adalah alergi pada hidung, harus sebisa mungkin dihindari ( karena jika terlalu sering kena, maka sumbatan di hidung makin berat, makin sensitif ).
Alergi tidak bisa sembuh hanya dengan minum obat saja ( jika minum obat sebentar sembuh, jika terkena alergi maka akan kambuh kembali ).
Terima kasih.
Selamat siang Dok.
saya penderita alergi hidung/debu/bau2an menyengat sejak tahun 1989 hingga sekarang, saya pernah ke dokter THT menceritakan keluhan saya, jika kena debu rumah langsung bersin2 dan hidung langsung meler. ternyata oleh dokter saya tdk diberi obat melainkan hanya disuruh menghindari debu rumah. saya pindah ke dokter lain yang notabene punya keluhan sama dengan saya, lalu saya diberi resep obat CTM dan Prednison, harga obat memang amat sangat murah sekali dan benar2 ampuh, tapi saya menjadi ketergantungan obat tersebut. Pertanyaan saya Dok…… apakah obat tersebut ada efek sampingnya? mengingat saya sering sekali mengonsumsinya bahkan sekali beli saya langsung 100 butir/tablet. Sebelumnya terimakasih dan saya tunggu jawabannya.
Selamat pagi Ganef,
Pada dasarnya semua obat jika dimimum terus menerus ( jangka waktu panjang ) akan berbahaya buat badan kita ( timbulnya mungkin bukan saat ini, tapi nantinya ). Sebaiknya diminum jika ada keluhan saja ( untuk alergi ). Oleh karena itu alergi ini tidak bisa hanya dengan minum obat saja, tapi juga harus menghindari penyebabnya.
Terima kasih.