Gangguan pendengaran pada anak harus mendapat perhatian serius karena akan sangat berhubungan dengan perkembangan dan kemampuan untuk berbicara. ( Bisa dilihat pada tulisan saya “Kenapa anak saya belum bisa berbicara”)
Gangguan pendengaran pada anak-anak (usia 3-6 tahun) umumnya terjadi akibat batuk pilek lama dan berulang ( infkesi saluran pernafasan atas ), sehingga menyebabkan terkumpulnya cairan pada rongga telinga tengah (istilah medisnya Otitis Media Efusi), hal ini disebabkan saluran ( tuba eustachius ) dari hidung ke telinga mengalami sumbatan.
Rasa sakit pada telinga dapat timbul jika mengalami infeksi, kadang tidak ditemukan adanya keluhan pada anak, orang tua baru mencurigai setelah anak dipanggil sering tidak mendengar atau jika mendengar tv mereka mengeraskan suaranya.
Pengobatan terhadap infeksi saluran pernafasan atas ( batuk pilek ) yang sesuai dapat mengurangi timbulnya gangguan. Jika gangguan pendengaran berlanjut lama, biasanya harus dibuatkan lubang ( memakai pipa kecil / Grommets tube ) pada gendang telinga, sehingga cairan pada ruang telinga tengah dapat keluar, jika keadaan sudah sembuh pipa tersebut akan lepas dengan sendirinya.
Gbr. Tampak pipa grommet (biru/putih) tepasang di gendang telinga




Dokt Diza, database medis tht,obsgin,umum yang saya buat, rencananya mau saya tawarkan ke teman sejawat pengguna internet. Artikelnya saya tulis di blog saya
DATABASE MEDIS
OK dokter Gamal, saya sangat setuju, mudah-mudahan database yang kita buat bisa bermanfaat buat teman sejawat yang lain.
maaf dok mau tanya, saya mahasiswa terapi wicara. saya menemukan pasien gangguan pendengaran dengan riwayat batuk dan minum obat pada usia 2 bulan hingga 1 tahun (wawancara ortu). apakah obat2tan yang dikonsumsi itu juga berpengaruh pada gangguan pendengarannya. dan bagaimana obat tersebut berpengaruh? terimakasih
Selamat pagi mbak Tika,
Obat apa yang diminum? Mungkin bisa jadi obat yang diminum untuk mengobati paru-paru ( adanya riwayat batuk ), tergantung jenis obat yang dikonsumsi, tapi umumnya obat batuk jarang berpengaruh terhadap pendengaran.
Apakah sudah dilakukan pemeriksaan audiometri/BERA/OAE untuk mengetahui jenis gangguan pendengaran dan seberapa berat gangguan pendengarannya.
Biasanya sebelum dilakukan terapi wicara, sudah diketahui, jenis gangguan pendengaran dan derajatnya serta telah dilakukan pemeriksaan oleh Psikolog ( untuk mengevaluasi kemampuan si anak ).
Terima kasih.
Saya mau tanya anak saya ada gangguan pda adenoid nya dan maksila kanan apakah operasi/kuret merupakan jalan satu-satunya?
Terima kasih sekali bila ada tanggapan secepatnya akan sangat saya hargai.
Usia anak saya 7 tahun dan memang sering batuk pilek.
Selamat siang ibu Maria,
Maksudnya gangguan maksila kanan, ada amandel ya. Amandel dan adenoid itu pada anak-anak dibawah usia 6 thn berfungsi juga membantu untuk pertahanan tubuhnya dari infeksi. Dan akan membesar jika anak sering batuk pilek panas berulang, minimal dalam setahun lebih dari 6 kali atau hampir tiap 2 bulan sekali sakit. Atau anak punya alergi ( bisa sering bersin-bersin/hidung tersumbat, asma, gatal dikulit karena memakan sesuatu ), amandel dan adenoid juga akan membesar.
Amandel dan adenoid perlu dioperasi ( umumnya setelah usia 6 tahun ) jika sering mengganggu, sering sakit berulang, gangguan bernafas pada saat tidur ( biasanya mengorok dan kadang nafas berhenti sebentar ), gangguan buat makan dan sering mengeluh sakit telinga ( tergantung dari amandel atau adenoid yang meradang ), kadang telinga sampai berair. ( bisa dibaca juga tulisan saya “Apakah amandel harus dioperasi” )
Terima kasih.
hallo dok… saya mo bertax tentang adk saya yang sekarang telah berusia 8 thn. adk saya ini px kelainan bukan pada pendengaran melainkan pada gangguan pita suarax. adk saya tdk bisu jika dipanggil responx bagus tetapi hingga saat ini dia blm bisa mengeluarkan kata-kata, padahal suara tangis dan teriakannya seperti orang normal lainnya. adk saya jga tdk autis, raut wajahnya normal , klo boleh mnta saran ada gak ya… tempat terapi untuk anak2 seperti ini terutama di samarnda. saya pux keinginan agar adk saya bisa normal seperti teman2nya.makasih banyak jika dokter bersedia memberi saran
Selamat sore Indah,
Anak yang tidak bisa / belum bisa berbicara secara lancar, umumnya ada 2 penyebabnya yaitu pertama dia tidak mendengar ( sehingga dia tidak bisa mendengar dan belajar berbicara ) dan ke dua biasanya ada gangguan di pusat bicara di otak ( kalau bisa berteriak dan menangis mengeluarkan suara biasanya pita suara tidak bermasalah ).
Pertama-tama harus diperiksa fungsi pendengarannya ( dengan pemeriksaan Audiometri, kalau anak-anak biasanya harus dengan pemeriksaan BERA, hampir sama dengan audiometri tapi tidak perlu kerjasama dengan si anak ), harus dikonsultasikan ke dokter THT dan rumah sakit setempat yang mempunyai fasilitas pemeriksaan ini.
Kalau dari hasil pemeriksaan dokter THT dan fungsi pendengarannya dalam batas normal, berarti ada gangguan di pusat bicara di otak, dan harus dikonsultasikan juga ke dokter spesialis Anak ( kalau ada subspesialis Saraf Anak ) dan juga ke psikolog ( untuk menilai kemampuannya / IQ ) dan terapi wicara ( coba ditanyakan, biasanya setiap daerah ada fasilitas dan tenaganya ini ).
Jika memang ada gangguan pendengarannya, harus dipakaikan Alat Bantu Dengar ( ABD ) dan harus melakukan terapi wicara atau dilatih sendiri secara bertahap.
Terima kasih.
dokter yg saya hormati saya ingin mencurahkan keluh kesah yg dialami anak pertama saya itu perempuan sedang berusia 2 thn 1/2 waktu lahir pun beratnya masih minim 1,8 kg aja memang ada gangguan pendengaran dr yg tidak mendengar sampai tidak bisa bicara sampai sekarang, saya sedih sebagai org tua melihat anak saya tidak seperti anak2 normal yg lain sebenarnya anak saya cepat tanggap dok yah begitulah karena komunikasi yg tidak sempurna. kami sering konsultasi ke THT kata dokternya bagian telinga luar dan tengah diprediksikan baik tapi untuk bagian yg paling dalam belum tau kita diusulkan periksa lagi di THT BJM yg ada alat BERA kalo tidak salah rencana akhir tahun ini kita kesana, kejanggalan ini udah dr masih belita g noleh kalo kita panggil atau tidak ada respon terkecuali baru2 ini saya sempat dibuat kaget dikala ada guntur/petir di sore hari sepertinya bisa mendengar terlihat ekspresi wajah dan ketakutan bersamaan guntur itu tadi. disini yg saya tanyakan ;
1. di usia brp kah jangka atau batas pendengaran anak kecil yg memang normal bisa mendengar?
2. apakah lahir prematur bisa jadi penghambat tumbuh kembang daerah THT?
3. apakah anak saya ada kesempatan untuk bisa mendengar, terimakasih atas kesempatannya.
vivien – kalteng
Selamat malam Vivien,
Kita mulai mendengar sebenarnya sejak dilahirkan ( seharusnya pada saat lahir normal semua organ-organ pendengaran sudah siap bekerja ). Kemungkinan karena lahir prematur, pertumbuhan organnya belum siap, sehingga terjadi gangguan. Terkadang pada anak prematur bukan hanya alat pendengaran saja yang terganggu.
Anak tidak bisa berbicara lancar, bisa diakibatkan memang tidak mendengar ( sehingga tidak bisa belajar apa yang harus diucapkan ) atau ada juga yang memang pusat bicara di sentral / otak terganggu ( bisa mendengar tapi tidak bisa / mengerti ucapannya ).
Untuk memastikannya harus diperiksakan fungsi pendengarannya, untuk anak-anak dengan alat BERA, jadi diketahui mendengar apa tidak, jika tidak mendengar seberat apa gangguannya ( ringan, sedang, berat, berat sekali, total tidak mendengar ).
Mudah-mudahan jika bisa mendengarkan petir/guntur, masih ada fungsi pendengarannya yang tersisa. Sehingga nanti bisa dipakaikan alat bantu dengar ( ABD ), supaya dia bisa belajar mendengar dan berbicara. Lebih cepat lebih baik ( bukan kampanye ya ), maksudnya makin dini usianya diketahui ada gangguan pendengaran, makin mudah untuk belajar berbicara. Juga kalau bisa diperiksakan juga perkembangan IQ / kemampuannya ( di Psikolog ), sehingga bisa diajarkan dan belajar sesuai dengan kemampuannya.
Terima kasih.
Selamat Malam Dok,
Saya mempunyai putra berumur 4 tahun. Anak saya sejak bayi kalau tidur mengorok, saya sudah sering tanya ama dokter anak dan semua bilang “tidak apa2 nanti juga hilang sendiri”. Pada umur 2.5 tahun anak saya pertumbuhan berat badannya agak melambat sekitar 9 – 10 kg. Ketika saya kedokter anak, saya keluhkan masalah ngorok anak saya serta keterlambatan bicaranya, dokter malah bilang anak saya kena flex. Selama 6 bulan anak saya menjalani pengobatan flex. Tapi sampai sekarang anak saya berat badannya hanya 13 kg (umur 4 tahun) dan masih terlambat bicara. Kemudian saya mengikuti terapi wicara dan bertemu dengan “tim dokter”. Pada tim saya mengeluhkan kondisi anak saya yang masih belum bisa bicara banyak (3,5 tahun). Saya bertanya apakah anak saya ada gangguan pada fisiknya, tim tidak memeriksa fisik, mereka hanya mengetes dengan memanggil nama anak saya dan melihat respon anak saya ketika saya menyuruh anak saya mencium saya. Tim menilai tidak ada gangguan pada pendengaran dan fisiknya, hanya kekurangan rangsangan dari luar. Kemudian anak saya mengikuti terapi wicara selama 6 bulan. Tapi saya amati tidak ada perkembangan. Kemudian saya berinisiatif memeriksakan anak saya ke DR THT. Ketika diperiksa anak saya dibilangnya, “Telinga kiri lubang telinganya kecil dan yang kanan tidak ada lubangnya! Harus dioperasi!”. Pastikan dengan tes BERA. Saya kaget. Kemudian telinga kiri anak saya di bersihkan menggunakan alat penghisap. Sesampainya dirumah saya amati telinga anak saya, ternyata memang saya akui lubang telingnya kecil tetapi lubang telinga kanan ada. Setelah dibersihkan saya perhatikan anak saya lebih enjoy dan mencoba meniru kata2 saya seperti “duduk”. Kemudian saya melakukan tes BERA. Setelah diperiksa oleh petugas BERA dengan menggunakan alat seperti corong berlampu dan ada kaca pembesarnya, dia bilang lubang telinga ada tetapi memang kecil. Tes BERA gagal dilakukan karena anak saya terus2an terbangun. Yang saya mau tanyakan dok, untuk masalah lubang telinga yang kecil apa solusinya? Kalau perlu dioperasi seperti apa prosedurnya? Apakah ada hubungannya dengan tidur anak saya yang sampai sekarang sering mengorok? Anak saya sering filek terus saya kasih nebulizer dengan Bisolvon Larutan dan NaCl, setelah 3-5 kali diuap (1×1 hari) biasanya flu nya berkurang dan ngoroknya juga berkurang.
Terima kasih
Selamat pagi Eko,
Melihat gejala dan keluhannya, sepertinya memang saling berkaitan. Pertama hidung sering tersumbat kemungkinan karena adanya alergi pada hidung, sehingga tidur sering mengorok, biasanya pada anak yang alergi, amandel juga akan besar, nah…amandel yang besar ini bisa menyebabkan sumbatan saluran dari hidung/tenggorok ke telinga ( saluran tuba eustachius namanya ), sehingga telinga bisa menjadi berkurang pendengarannya.
Ke dua bisa juga akibat saluran telinga yang kecil ( sempit ) membuat pendengaran berkurang ( tapi biasanya jika organ-organ di dalam telinga, seperti gendang telinga dan tulang-tulang pendengaran normal, masih bisa mendengar ), untuk memastikan organ-organ telinga normal biasanya dilakukan CT Scan telinga. Untuk operasi membuat lubang telinga dilakukan jika organ-organ dalam telinga dalam keadaan normal.
Biasanya anak-anak dengan keterlambatan berbicara di rumah sakit ( besar ) ada bagian khusus, namanya THT Komunitas, di sana akan dilakukan pemeriksaan oleh dokter THT, dokter Anak ( Syaraf Anak ), Psikolog ( untuk menilai kemampuan dan kecerdasan anak ) dan terapis bicaranya ( untuk latihan berbicara ).
Terima kasih.
selamat siang dok
saya seorang mahasiswi waktu berumur 7 tahun telinga saya kemasukan kertas secara tidak sengaja tapi saya tidak memberi tahu orang tua saya karena takut di marahi dan saat itu telinga saya tidak sakit (hanya berdengung selama 2 hari) setelah itu pendengaran saya normal seperti biasanya namun minggu lalu telinga saya sakit sekali kemudian orang tua saya membawa saya ke dokter tht dan mengeluarkan kertas tersebut tapi sekarang pendengaran saya justru berkurang dan sedikit berdengung.apa yang terjadi dengan telinga saya dok ?apakah bisa di obati agar pendengaran saya normal kembali seperti biasanya?
terima kasih atas jawaban nya
Selamat siang Mini,
Keadaan ini sangat jarang terjadi, selama puluhan tahun kertas di dalam telinga tidak menimbulkan infeksi ( biasanya jika ada sesuatu benda asing dalam telinga maka jika dibiarkan akan menimbulkan infeksi ). Kemungkinan minggu lalu terjadi infeksi di lubang telinga sehingga menimbulkan sakit, jika gendang telinga tidak robek biasanya pendengaran akan normal kembali jika infeksi hilang.
Terima kasih.
Selamat Malam Dok,
Terima kasih atas jawaban dan respon sebelumnya.
Hari ini saya mengontrol anak saya ke Dr THT, dengan menggunakan kamera terlihat bahwa lubang telinga anak saya memang sempit dan ada banyak kotorannya. Dr menganjurkan anak saya untuk di CT scan untuk mengetahui kondisi organ dalam telinga anak saya.
Selain di RSCM bisakah CT scan telinga bisa dilakukan ditempat lain? Apakah Dr ada referensi? Untuk prosedur operasi pelebaran lubang telinga, penyembuhan setelah operasi biasanya berapa lama? Tergolong operasi kecil atau besar ya?
Terima kasih.
Selamat malam Eko,
Untuk CT Scan bisa dimana saja yang mempunyai fasilitas tersebut. Untuk prosedur operasinya nanti bisa ditanyakan langsung ke dokter yang melaksanakan operasi ( tergantung dari tekhnik operasinya ). Untuk penyembuhan sama dengan penyembuhan luka, hanya ini kategorinya operasi besar.
Terima kasih.
met sore dokter..saya mau tanya…anak saya usia 4 tahun, dari kecil kalau tidur sering mengorok, dan diwaktu dia bangun pun suara nafasnya seperti mendengkur…pada usia 3 tahun sudah saya periksakan ke dokter dan hasilnya dia flek kemudian menjalani terapi obat selama 5 bulan. setelah selesai menjalani pengobatan anak sering sakit entah panas, pilek atau batuk..seringali saya periksakan ke dokter terdekat…sekitar 1,5 bulan ini anak saya terganggu pendengarannya, bulan lalu saya bawa ke dokter THT, katanya itu akibat pilek yang terlalu lama. tapi selang 2 minggu anak saya pilek lagi dan pendengarannya juga berkurang lagi…mohon saran dari dokter…trimakasih banyak sebelumnya
Selamat siang Wuri,
Akibat hidung sering tersumbat / pilek, mengakibatkan saluran dari hidung ke telinga tersumbat ( saluran tuba eustachius ). Akibat sumbatan tersebut akan menyebabkan ruang telinga tengah penuh dengan cairan, yang akan mengganggu pendengaran.
Pilek harus segera diobati. Kemungkinan ada alergi pada hidung, sehingga sering tersumbat, hindari apa yang menjadi penyebab / pencetus alerginya. Karena alergi tidak bisa sembuh hanya dengan minum obat saja.
Terima kasih.
assalam mualaikum wr.wb
saya ingin tahu kenapa telinga kita sering berdering,saya ingin tahu apa alasan nya.
Selamat pagi Fikria Setiowati,
Telinga berdengung bisa diakibatkan adanya kotoran di dalam telinga, adanya infeksi telinga ( peradangan, jamur ), gangguan pada gendang telinga ( peradangan, robek ), gangguan pada telinga tengah ( penuh cairan akibat saluran tuba eustachius tersumbat akibat infeksi di hidung / tenggorok ) atau gangguan pada saraf pendengaran ( akibat infeksi, bising lama ).
Terima kasih.
mat malem dok,,saya mau tanya ,,ini saya ada gangguan pada teligan kiri saya kalau mendengar sesuatu sepertinya beregema atau berulang ulang,,ini terjadi di akhir2 minggu ini,,kira kir apa penyebabnya ?emang saya penderita alergi hidung sejak lama ,,,trus akhir2 ini saya sering bergadang,,trus di tempat kerja saya juga berisik,,apa penyebab dari gangguan telinga saya ?gimana cara mengatasinya?dan apa akibatnya klo di biarkan seperti ini?trima kasih sebelumnya
Selamat sore Alex,
Bisa jadi rasa bergema karena hidung yang sering tersumbat, sehingga saluran dari hidung ke telinga ( saluran tuba eustachius ) sering tersumbat.
Bisa juga akibat sering mendengarkan suara bising ( di tempat kerja ), sehingga telinga jadi terganggu juga. Namun sebaiknya diperiksakan ke dokter THT untuk memastikan keadaan telinganya.
Terima kasih.
Met siang dok,
dok, sy mw tnya ne knp kok tlinga kanan sy akhir2 ne sakit n g bisa dngr?? sbelumnya sy abis berenang.. ap krena kmasukan air??? terima kasih atas jwabnny
Selamat malam Acong,
Kemungkinan telinga saat kemasukan air ( waktu berenang ) penuh kotoran telinga, menyebabkan kotoran mengembang dan menyumbat. Sebaiknya diperiksakan ke dokter THT untuk dievaluasi.
Terima kasih.
malam dok, dok telinga saya kok yang sebalah tiba2 seperti tuli, baru beberapa hari terakhir saya merasa ketulian pada telinga sebelah kiri saya. padhal sebelum nya telinga saya baik2 saja, dok saya mohon bantuan nya dok. telinga sebelah kiri saya rasanya ga bisa buat dgr, seperti ditutup pake tangan, beberapa hari terakhir ini saya merasa kurang baikan karena telinga saya menjadi tuli, saya mohon dokter dapat membantu saya. sekarang pendengaran saya menjadi terganggu. saya mohon bantuan nya
e-mail saya : ataru_mrq@yahoo.com
ym : ataru_mrq
dok saya benar2 butuh pertolongan.
terima kasih sebelum nya
Selamat siang Alvin,
Gangguan pendengaran penyebabnya ada beberapa. Jika terjadi mendadak tanpa sebab, dikatakan tuli mendadak, harus segera diobati / konsultasi ke dokter THT ( karena dapat menjadi permanen ketuliannya jika terlambat berobat ).
Bisa juga karena kotoran / peradangan / infeksi di telinga sehingga menghalangi suara untuk masuk. Bisa juga akibat tersumbatnya saluran tuba eustachius akibat hidung sering tersumbat / bersin-bersin.
Sebaiknya diperiksakan dulu ke dokter THT, apa yang menjadi penyebab gangguannya.
Terima kasih.