Tuli mendadak ( istilah medis : sudden deafness ) merupakan keadaan emergensi di telinga, dimana telinga mengalami ketulian secara mendadak, kadang tanpa disertai keluhan, umumnya mengenai satu telinga.
Dikatakan emergensi karena keadaan ini sering kali menetap, jika tidak diketahui cepat penyebabnya.
Keluhan yang timbul biasanya, terjadi penurunan pendengaran yang berat secara tiba-tiba dapat disertai telinga berdengung ( tinitus ) dan rasa berputar ( vertigo ).
Penyebab pasti kadang sulit untuk diketahui, umumnya diakibatkan gangguan pada saraf telinga ( pada rumah siput / koklea ) oleh berbagai hal seperti trauma kepala, trauma bising yang keras, infeksi virus, perubahan tekanan atmosfir dan adanya kelainan darah.
Pengobatan pertama, pasien harus segera beristirahat baik fisik dan mental selama lebih kurang 2 minggu dan segera berobat ke dokter spesialis THT dan spesialis Penyakit Dalam untuk mencari penyebab dan pengobatan lebih lanjut.
Masa emas ( golden period ) penyembuhan tuli mendadak ini, umumnya sekitar 4 minggu, karena lebih dari waktu itu ditakutkan penyembuhan tidak sempurna.



pak dokter sy mau tanya telinga saya sebelum kejadian tuli (bisa mendengar tetapi kecil sekaLi) suaktu sy menguap mungkin terlalu besar terus seperti ngancing dok (keram) nah setelah kejadian itu telinga sebelah kanan seperti ada airnya jika dimiringkan ke kanan/ kekiri kadang jelas tetapi jk tertutup jadi menutup pendengarannya hingga sampai saat ini malah tertutup sama sekali di telinga sebelah kanan dan sekarang terjadi benjolan di leher sebelah kanan bawah tapi itu akhir2ini, apa ada pengaruhnya dengan hipertensi saya? sdgkn sy masih 27th tetapi sy juga heran sebelum tes cek up sm dgn keadaan sekarang itu sama tetapi sy heran apa memang tekanan darah itu tidak bisa diprediksi? yg sy heranya lagi mengapa tensi sy blm turun2 ? padahal sy sudah minum obat dari dokter, ttpi memang sy agak ndableg nggak semuanya sy minum.. kira2 apa yg harus sy lakukan ya pak dokter ? sebelumnya jg gigi sy sakit di sebelah kanan atas (graham) bolong dan rencana ingin sy cabut ttpi krna tensi sy msh tinggi sy urungkan niat itu. saran apa ya dok untuk kesehatan sy? obat apa yg terbaik ? sebelumnya sy ucapkan terimakasih semoga Allah memberikan tempat yg terbaik untuk anda kelak nanti.. amin.
Selamat siang mas,
Melihat gejala-gejala yang mas sampaikan, sepertinya ada beberapa penyakit, seperti adanya gangguan pada telinga kanan, benjolan di leher kanan dan hipertensi yang belum terkontrol dan sakit gigi geraham atas kanan.
Bisa jadi semuanya saling berkaitan, sehingga sebaiknya diperiksakan lebih lanjut.
Adanya benjolan pada leher kanan, merupakan adanya manifestasi dari infeksi atau adanya pertumbuhan kelenjar leher, bisa berhubungan dengan adanya gangguan pada telinga kanan, adanya infeksi atau sesuatu pada tenggrokan dan bisa juga karena sakit gigi geraham atas kanan.
Semuanya harus diketahui mana yang terlebih dahulu terjadi, kalau melihat cerita mas, kemungkinan gangguan telinga lebih dulu terjadi, yang berhubungan dengan tenggorokkan. Harus diperiksakan apakah di daerah tenggorokkan belakang atas ada sesuatu, sehingga menutupi saluran ke telinga (tuba eustachus), sehingga menyebabkan gangguan pada pendengaran telinga.
Juga tekanan darah yang masih tinggi, harus kontinu dalam pengobatannya, kurangi makan makanan daging dan berlemak berlebihan dan asin.
Sebaiknya anda kontrol ke dokter Spesialis Penyakit Dalam untuk hipertensi dan dokter Spesialis THT untuk mendiagnosis penyakit. Kadang dokter membutuhkan pemeriksaan tambahan/penunjang (seperti pemeriksaan darah, endoskopi hidung, foto rontgen muka dan leher) untuk membantu mencari penyakitnya.
Juga ke dokter gigi, untuk mengobati gigi yang berlubang, kadang2 bisa jadi penyebab benjolan di leher akibat adanya infeksi pada gigi.
terima kasih atas penjelasannya. saya mau bertanya kepada pak dokter. kemarin saudara saya mengalami tuli mendadak di sebelah kanan. kata dokter dia terkena virus. tapi dokternya sendiri tidak tau menahu soal tersebut. dia hanya menyarankan untuk melakukan terapi oksigen. bapak bisa menjelaskan lebih rinci mengenai hal itu tidak pak. dan apakah ada cara pengobatan yang lain, yang lebih murah. maaf, dikarenakan biaya untuk pengobatan itu mahal sekali..
terima kasih banyak atas semuanya..
Selamat sore mas Daim,
Seperti dalam tulisan saya diatas, memang untuk mencari pasti penyebab Tuli mendadak ini sangat sulit.
Tapi bisa dilihat dari beberapa penyebab yang mungkin, seperti infeksi virus juga mungkin.
Terapi yang disarankan (terapi oksigen atau Terapi Tekanan Tinggi / Hiperbarik) memang juga baik, untuk memberikan oksigen bagi saraf-saraf pendengaran.
Dan juga istirahat total selama lebih kurang 2 minggu dan ditambah terapi tergantung kelainan (seperti kalau ada kelainan pengentalan darah misalnya).
Mungkin anda harus konsultasi lagi ke dokter THT lain, untuk mencari solusi yang terbaik.
Terima kasih
dok,telinga sebelah kiri saya kurang mendengar,,tapi sudah hmpir 1 bulan saya biarkan,,apa itu bahaya?????trims
Selamat sore pak Parulian,
Jika memang mengganggu buat mendengar lebih baik diperiksakan penyebabnya apa, mungkin saja hanya kotoran telinga yang menyumbat.
Jika memang terjadi secara mendadak, harus segera diperiksakan, karena makin lama diperiksa, kesembuhannya akan makin berkurang.
Terima kasih.
Dok,
Saya 43 thn, terkena tuli mendadak dan langsung priksa ke Dokter THT dan menurut dokter penyebabnya virus, dan menyerang syaraf pen dengaran. Saya diberi resep 4 macam obat dan diminum 3 kali sehari yaitu 1. Nilacelin, 2. tebokan, 3. Lapiball, 4 stugeron.
tp setelah minum selama 5 hari, belum ada perubahan. dan jika tidak ada perubahan akan kontrol kembali.
Apa efek dr obat2 tersebut dok? mengapa sudah 5 hari minum obat tidak ada peubahan? Saran dokter untuk istirahat total 7 hr tidak dapat terpenuhi, karena ada Raker Tahunan, jadi cuma istirahat penuh, satu hari dan 2 hari pas hari minggu dan libur idul adha. Terima kasih jika dokter dapat memberikan penjelasan.
Selamat sore mas,
Tuli mendadak sampai saat ini belum ada pengobatan yang bisa cepat memulihkan gangguan pendengaran, karena penyebabnya bisa banyak.
Istirahat total merupakan saran untuk mengurangi gangguan fisik dan mental. Obat yang diberikan sudah baik, untuk mengobati infeksi virus dan persarafan telinga, efeknya memang tidak bisa segera terlihat. Kontrol yang teratur selama pengobatan akan menolong untuk memperbaiki pendengarannya.
Terima kasih
Dok,
Saya 26 tahun beberapa hari kemarin saya mengalami sakit yang luar biasa pada telinga sebelah kanan, setelah diperiksa dokter THT menurutnya gendang telinga saya pecah. pertanyaan saya apakah ini akan permanen? atau dengan umur saya saat ini masih bisa sembuh dan mendengar normal kembali?
Dan makanan atau apa saja yang harus saya hindari selama melakukan pengobatan ini.
Terimakasih
Selamat sore mas,
Gendang tellinga yang robek pada prinsipnya masih bisa tumbuh / menutup kembali, tergantung dari kecil besar lubang robeknya dan ada tidaknya infeksi / berair berulang. (Baca juga tulisan saya “Telinga berair berulang kali”
Kalau robeknya kecil, menutup bisa lebih cepat (1-2 bulan). Supaya pendengaran tidak makin berkurang, usahakan dijaga agar telinga tidak sering basah/berair berulang kali, selama gendang telinga belum menutup sempurna.
Masalah makanan tidak ada yang perlu dihindari, selama tidak ada alergi terhadap makanan tersebut.
Terima kasih.
Dok,
Terimakasih atas penjelasan sebelumnya.
Satu hal lagi yang ingin saya tanyakan, seberapa besar pengaruh rokok terhadap penyembuhan pada saat gendang telinga robek, baik rokok aktif maupun pasif.
Terimakasih atas penjelasannya
Selamat malam mas,
Mengenai pengaruh rokok baik aktif maupun pasif sampai saat ini saya belum pernah membaca/menemukan tulisan yang berhubungan dengan penyembuhan gendang telinga. (Mungkin perlu ada penelitian)
Tapi seperti yang kita tahu, rokok itu lebih banyak bahayanya (penyakit yang ditimbulkan) dari pada manfaatnya.
Katanya boleh merokok tapi jangan dibakar ujungnya, tapi diemut-emut dikit langsung dibuang. (he…he…)
Terima kasih.
Salam dok, belum lama ini kepala saya bagian belakang telinga terpukul hingga mendenging keras sekali ketika bermain basket. Malamnya sempat mual juga sih dok, tetapi hanya sekali saja, yang manejadi masalah saya pendengaran saya agak terganggu, telinga yang dekat kena pukulan kurang merespons suara yang yang rendah seperti gemuruh, jadi kalau mendengar suara seperti itu seperti menggaung. Bagaimana kira2 solusinya? Apakah ini bisa disebabkan gendang telinga yang sobek? Terima kasih atas saran dan penjelasannya dok, GBU.
Selamat sore mas Leo,
Kalau hanya belakang telinga yang terpukul, kemungkinan akibat memar benturan saja sehingga telinga masih berdenging, biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Tapi kalau masih juga berdengung dan pendengaran berkurang, kemungkinan waktu itu terpukul sampai ke dalam telinga (maksudnya akibat pukulan/tekanan yang keras lewat lobang telinga), sehingga bisa menyebabkan gendang telinga robek.
Harus diperiksakan ke dokter THT untuk melihat keadaan gendang telinga, untuk sementara jangan dikorek-korek telinganya dan jangan kemasukkan air.
Terima kasih.
Salam dok,
Sudah hampir seminggu lamanya telinga kiri saya berdengung, awalnya terjadi setelah naik pesawat tp setelah beberapa hari sembuh, tp tak lama kemudian telinga berdengungnya kambuh lagi.. akhirnya saya berobat ke dokter THT, dan kata dokter tersebut, hal itu terjadi karena saya waktu saya pilek, lendir dari hidung mengalir ke telinga dan menyebabkan saluran telinga tertutup. lalu dokternya blg klo saya alergi udara dingin dan abu yang menyebabkan saya sering bersin dan batuk. Memang saya akui, saya paling tidak tahan dingin dan abu..
Setelah itu, dokter memberi saya obat Otrivin (Xilometazolin HCl 0.1%), Lapimuc Ambroxol Hcl 30 mg, Loratadine 10 mg dan Baquinor Forte 500mg. Mohon penjelasannya atas sakitnya dok dan obat2nya… trims.
Selamat pagi mbak Nova,
Umumnya gangguan seperti ini timbul pada orang yang sering alergi di hidung ( karena ada saluran dari hidung ke telinga, namanya tuba eustachius ) yang dapat menutup jika terjadi tekanan ( seperti naik pesawat atau menyelam ) dan infeksi/peradangan ( baik di hidung maupun tenggorok ), sehingga telinga jadi berdengung kadang bisa sampai sakit ( baca juga tulisan saya “Telinga Sakit Tiba-Tiba”).
Obat yang diberikan dokter sudah cukup, pemberian otrivin kalau bisa jangan terlalu lama ( umumnya maksimal 5 – 7 hari berturut-turut, nanti bisa diulang kembali ), yang lainnya adalah obat antibiotika (baquinor) dan obat alergi hidung (loratadine) serta pengecer ingus (lapimuc ambroxol) supaya gampang mengalir keluar.
Penyakit ini nama Tuba katar / Tuba oklusi ( akibat gangguan dari tuba eustachius tadi ), untuk penyembuhan hindari alerginya.(bisa juga dibaca ditulisan saya pada kategori Hidung)
Terima kasih
Terimakasih pak dokter buat penjelasannya,
Dok, kalau efek pemakaian obat diatas, penyembuhannya normalnya brpa hari ya dok? Jika telinga saya masih berdengung dalam waktu yang ditentukan, sebaiknya apa yang harus saya lakukan dok? Selain itu, apakah penyakit ini ada kaitannya dengan tenggorokan gatal?
Makasih dok, moga makin sukses dok…
Biasanya dalam 5-7 hari sudah ada perbaikan. Tenggorokkan yang gatal biasanya ada sedikit peradangan juga dan ini juga mempengaruhi telinga yang berdengung.
Prinsipnya jika hidung dan tenggorokkan sudah baikan, biasanya telinga juga akan baik.
Mungkin yang harus dilakukan istirahat yang cukup dan jaga kondisi badan serta hindari alergi hidungnya.
Terima kasih
Dok,
Anak saya umur 6 tahun mengalami gangguan pendengaran di telinga kanannya.
Kapan mulai gangguan tidak diketahui hanya berawal dari kecurigaan kami setiap menerima telepon di telinga kanan, dia akan bilang “gak dengar”.
Kami bawa ke dokter THT, diinformasikan bahwa kemungkinan terkena sudden deafness dikarenakan masalah di syaraf pendengaran.
Kesimpulan sementara diatas diambil setelah dilakukan tes dengan garpu tala dan hanya telinga kiri yang memberikan respon baik.
Selanjutnya akan dilakukan tes lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya.
Mohon bisa diberikan pencerahan lebih lanjut untuk kondisi anak kami diatas dan tindakan lanjut seperti apa yang harus kami lakukan.
Terima kasih
Selamat siang mas,
Memang tuli mendadak kadang tidak diketahui penyebabnya, apalagi anak-anak dia tidak tau sejak kapan mulai terjadinya. Dari pemeriksaan garpu tala memang bisa mengetahui secara mendasar adanya gangguan saraf atau bukan.
Untuk anak-anak biasanya perlu pemeriksaan tambahan dengan pemeriksaan OAE ( OtoAcoustic Emission ) dan BERA namanya ( Brainstem Evoked Response Audiometry ), maksud pemeriksaan ialah untuk mengetahui sampai sejauh mana gangguan pendengarannya terjadi ( apakah hanya sebatas jalur dari saraf pendengaran atau memang ada gangguan di pusat pendengaran di otak kita ), ringan sedang, berat atau berat sekali.
Sehingga nantinya jika memungkinkan bisa memakai alat bantu dengar. Coba segera diperiksakan lebih lanjut.
Terima kasih.
2th lalu sy mnjlani operasi gndang telinga kanan,ttp knp skrg pendngran mlh berkurang+mndnging?apa pnyebabnya n bgmn pnymbhnya?
Selamat pagi mbak,
Kalau sudah operasi telinga sebaiknya harus tetap kontrol, tidak ada informasi bagaimana keadaan gendang telinga setelah operasi telinga ( apakah operasi berhasil atau tidak ).
Di dalam operasi telinga dan gendang telinga sebenarnya yang penting perawatan setelah operasi. Operasi gendang telinga ibarat kita mencangkok, harus dijaga untuk tumbuh dan dirawat sehingga tidak timbul infeksi.
Mungkin saat ini ada infeksi di daerah telinga atau ada gangguan di saluran antara hidung dan telinga ( saluran tuba eustachius ), karena sudah dioperasi 2 tahun yang lalu, seharusnya kalau memang baik, tidak ada masalah lagi dengan gendang telinga. Mungkin perlu perlu pemeriksaan / kontrol ulang.
Terima kasih.
Pagi dokter,
Sebelumnya saya kena telinga berdenging, setelah dokter minum obat Lapimuc Ambroxol Hcl 30 mg, Loratadine 10 mg dan Baquinor Forte 500mg, telinga berdenging saya sudah berkurang. Namun hidung kiri saya, hmpir setiap malam tersumbat, mmg tiap hari saya naik motor jg.. terkadang saya teteskan obat hidung otrivin dan memang sembuh, tetapi akhir2 ini, tenggorokan saya sering gatal bahkan berlendir.. Dok, tenggorokan berlendir krn apa ya? Lendir dari tenggorokan baiknya dikeluarkan melalui mulut ya dok? krn selma ini saya jarang mengeluarkan dahak ato lendir sy. apakah efek samping obat tetes hidung otrivin tsb? Selain itu dok, apakah ini gejala sinusitis ato saya sudah positif sinusitis?
Trims pak dokter
Selamat pagi mbak,
Kalau melihat gejalanya, sepertinya kemungkinan ada alergi di hidung sehingga hidung sering sekali tersumbat dan akibat alergi tersebut lendir/ingus dari hidung bisa mengalir ke tenggorokkan ( menyebabkan tenggorokkan gatal dan berlendir, bisa juga infeksi ).
Obat tetes hidung otrivin, sebaiknya dipakai tidak boleh lebih dari 5 hari terus menerus setiap hari, karena jika dipakai terus mengakibatkan hidung bisa tersumbat lebih parah.
Untuk menilai apakah sudah ada sinusitis, bisa dilihat dari gejalanya ( muka terasa berat, kepala sering pusing, ingus kental kuning kehijauan ) dan ditambah dari hasil foto roentgen daerah sinus.
Terima kasih.
Selamat siang dok,
anak kami umur 9 tahun, baru saja keluar dari rumah sakit (opname) dengan penyakit bronco penomoni, tadi pagi ada kejadian yang membuat kami kaget & cemas…. kami panggil-panggil (dengan volume suara normal), keliatannya tidak mendengar, dan diulang beberapa kali seperti tidak mendengar (tidak menghiraukan) padahal jarak bicara tidak lebih dari 2 meter, prilaku anak kami juga kadang terlihat apabila sedang menonton televisi, kepalanya cenderung miring seakan-akan memperhatikan dengan seksama suara yang ada, tadinya kami kira itu kebiasaan, apakah tanda-tanda pada anak kami termasuk tanda-tanda gangguan pendengaran ,dok ? anak kami memang sering batuk dari kecil. kalau test pendengaran di dokter THT kira-kira memakan biaya berapa banyak dok? mohon jawabannya ya dok, kami khawatir sekali, terima kasih
Selamat siang mbak Ika,
Gangguan pendengaran bisa banyak penyebabnya, mulai dari liang telinga sampai ke dalam sekali ( syaraf telinga ). kotoran telinga yang penuh, padat dan keras juga bisa menjadi penyebab hantaran suara tidak masuk sampai gendang telinga. Mengingat anak baru dirawat di rumah sakit, kemungkinan bisa juga masih ada pengaruh obat terhadap pendengaran.
Pemakaian obat tetes telinga sebaiknya selama 2 hari berurutan ( 3 kali sehari, setiap pemberian ditunggu dulu sekitar 5-10 menit, supaya benar-benar kotoran menjadi lunak ), jika dalam 2 hari kotoran tidak keluar ( biasanya jika padat dan penuh tidak bisa keluar sendiri ) harus dikonsulkan ke dokter THT, untuk dikeluarkan, biasanya sudah lunak dan tidak sakit jika dikeluarkan.
Jika setelah kotoran telinga semua dikeluarkan dan tidak ada masalah pada gendang telinga, masih juga belum mendengar, harus diperiksa lebih lanjut dengan pemeriksaan fungsi pendengaran dengan audiometri ( jika anak bisa bekerja sama ) atau dengan BERA ( mirip dengan audiometri, hanya tidak dibutuhkan kerjasama anak, namun biayanya lebih mahal ).
Terima kasih
Dokter, kotoran telinga anak kami keras, sehingga susah keluar, meskipun sudah memakai obat tetes pelunak kotoran telinga.
apakah hal ini juga berpengaruh dok ? terima kasih
Selamat sore dok, saya mau menanyakan mengenai telinga saya sekarang tidak bisa mendengar, dan ini tiba-tiba karena saya punya penyakit vertigo. ini terjadi karena barusan vertigo saya kumat. saya sudah ke dokter THT, di AUdiometri katanya saraf telinga mengalami penurunan pendengaran. apakah ada obat untuk sakit seperti saya ini? nggak enak buanget kalau nggak dengar. sekarang saya pakai alat bantu dengar, tapi tidak banyak membantu. pokoknya jadi stress abis. Mohon kasih tahu saya dok obatnya apa agar saya bisa mendengar lagi.
Sekian, terima kasih, dan salam
Siti
Selamat sore Siti,
Gangguan pendengaran mendadak bisa disertai juga dengan vertigo, tapi biasanya jika vertigo mulai hilang, pendengaran juga berangsung membaik. Jika gangguan berlangsung lama, bisa jadi ada gangguan pada saraf pendengaran.
Pada pemeriksaan audiometri sebenarnya sudah dapat dilihat apakah kelainan akibat gangguan saraf apa bukan dan berapa berat terjadi gangguan pendengarannya ( bisa ringan, sedang dan berat ). Pemakaian alat bantu dengar tergantung dari derajat gangguannya ( dari pemeriksaan audiometri ).
Kalau sudah terjadi gangguan di saraf pendengaran, kita tidak bisa berbuat banyak lagi, sisa pendengaran yang ada harus dijaga.
Terima kasih.
dok, selamat pagi,
Saya 4 hari yang lalu flu berat, waktu ngeluarin cairan mungkin dari hidung sudah sy pencet satu,dengan harapan tdk menekan ketelinga,tp ternyata tetep ke telinga kiri sy dan langsung buntu, mendengin keras sekali, sakit kayak infeksi,udah 2 hari sy minum amoxan 500 dan bila nyeri sy minumi mevinal, dan baru kemarin sy minumi claneksi 500, tp masih belum hilang bindeng sy dan dengin semakin keras.bingung rasanya karena pendengaran jd tidak nyaman.minta saran apa bisa sembuh dan bisa keluar ingus sy yang di telinga itu dok? obat yang baik apa dok? terima kasih
Selamat pagi Antasari,
Sepertinya akibat flu berat sehingga saluran yang menuju telinga ( saluran tuba eustachius ) tertutup. Obat yang diminum juga harus untuk mengurangi flu/pilek dan tersumbatnya. Antibiotika sebaiknya diminum selama 5 hari dulu.
Jangan takut, biasanya jika flu/pilek hilang, telinga juga membaik, coba kontrol ke dokter untuk flu pileknya.
Terima kasih.
Selamat pagi dok,
Waktu umur saya 12 tahun saya punya polip dan telinga kanan saya aga kurang pendengarannya, sudah berobat ke dokter tht setelah berobat beberapa kali dan akhirnya tidak disarankan untuk kembali lagi mungkin karena disaat itu polip saya dianggab tidak mengganggu ato sembuh,,tp dimulai dr saya kuliah saat umur saya 20 tahun saya sering flu dan selalu 1 minggu baru hilang flu nya namun terasa pendengaran saya aga berkurang,,tiap sakit flu sesudahnya terasa bindeng semakin mengurangi pendengaran saya.
Sekarang umur saya 27 dan sering menggunakan MP3 sudah 4 bulan telinga kiri saya berdengung terus seperti jantung saya terdengar juga, berobat lagi ke dokter THT yang sama dulu katanya pendengaran saya jauh dratis turun gendang telinga kiri kurang aktif & selaput getar jg..
Saya hrs gmn dok ? ThX before…..
Selamat siang aTo,
Kemungkinan adanya cairan yang mengumpul di rongga telinga tengah, sehingga menyebabkan pendengaran berkurang dan gendang telinga kurang aktif. Hal ini disebabkan karena hidung yang sering tersumbat ( kemungkinan karena alergi hidung, terbukti dari pernah adanya polip ), sehingga saluran dari hidung ke telinga ( saluran tuba eusachius namanya ) itu tersumbat/tertutup, sehingga tekanan di rongga telinga tengah menjadi negatif, hal ini menyebabkan cairan bisa tertarik ke dalamnya.
Yang penting sekarang mengobati hidung yang sering tersumbat itu dan menghindari alergi penyebabnya. Kalau perlu dilakukan fisioterapi di hidung dan telinga.
Terima kasih.
Terima kasih.
siang dok, ada beberapa hal yg inging saya tanyakan
1. bagaimana caranya mendeteksi seseorang menderita tinnitus? haruskah pergi ke dokter? dan test apa yg harus dilakukan?
jika saya berada di tempat yang sunyi (malam hari) dimana tidak ada suara apapun, saya selalu mendengar desisan seperti suara tv yang sudah tidak ada acaranya (gambar titik2 semut) meskipun pelan. apakah itu berarti saya tinnitus? orang normal ketika sepi harusnya tidak mendengar suara apapun ya, dok?
2. apakah tinnitus bisa disembuhkan? beberapa minggu belakangan ini, saya merasa desisan agak lebih kencang dari biasanya. apakah ini ada hubungannya karena saya sedang batuk? lalu apakah ada hubungannya juga dengan kadar kolesterol dan asam urat dalam darah yang tinggi?
untuk info tambahan, usia saya 29 tahun, kadar kolesterol 270, asam urat 7.7, dan saya pernah menderita hipertensi ketika saya berusia 15 tahun hingga 19 tahun karena kegemukan (ketika itu saya diberi obat darah tinggi maintate).
3. saya termasuk orang yang bisa mengkontraksikan otot2 untuk membuka saluran eustachian tube, dan saya sering melakukannya ketika naik/turun lift maupun pesawat, dimana tekanan udaranya berubah. bolehkah itu dok?
sekian dan terima kasih.
Selamat sore Alfred,
Tinitus itu adalah suatu gejala dari penyakit, bukan penyakit. Tinitus dapat diketahui secara subjektif ( hanya didengar oleh kita sendiri ) maupun objektif ( dapat didengar orang lain ). Umumnya setiap orang akan mendengar suara dalam keadaan sunyi ( namun hanya kecil ).
Untuk penyembuhan tinitus, perlu pemeriksaan mulai dari keadaan liang telinga, gendang telinga, keadaan telinga tengah, telinga dalam, daerah rumah siput dan koklea. Bisa juga adanya gangguan metabolik ( seperti kolesterol, asam urat, kencing manis dan hipertensi ).
Untuk menghilangkan rasa tinitus, coba hilangkan perasaan bahwa bunyi itu berasal dari telinga kita, anggap ada sesuatu di belakang kita, kalau kita tidak konsentrasi di telinga, biasanya tinitus akan berangsur menghilang, sambil juga mencari penyebab utamanya.
Untuk membuka saluran tuba eustachius dalam keadaan naik pesawat atau lift, memang dianjurkan, supaya terjadi keseimbangan tekanan di dalam telinga tengah dengan tekanan udara luar. Kecuali jika kita dalam keadaan flu berat, batuk dan radang tenggorokkan, sebaiknya juga harus diobati, jika tidak kuman infeksi bisa masuk ke dalam telinga tengah kita dan terjadi infeksi/peradangan.
Terima kasih.
Bgmana cara mengurangi tinitus? Hal ini tjd karena sy mgunakan mp3 player merk terkenal iP** selama 1 bln dgn pemakaian normal, Pdhl sebelum punya mp3 tsb sy srng mdngrkan musik dr hape melalui headset jg namun gk berdengung telinga sy.
Selamat pagi Eos,
Tinitus merupakan suatu gejala, penyebabnya bisa karena kotoran telinga di lubang telinga, adanya gangguan pada gendang telinga, gangguan pada rongga telinga tengah dan gangguan pada telinga bagian dalam ( saraf telinga ).
Bisa juga akibat suara bising / keras yang berlangsung lama, sehingga terjadi gangguan pada saraf telinga ( biasanya pada pekerja di tempat bising tanpa memakai pelindung telinga / ear plug ). Coba berhenti dulu memakai mp3 tersebut, supaya tinitus bisa berkurang ( jangan terlalu keras jika mendengarkannya dan terlalu lama ).
Terima kasih.
Dok, kemarin adik saya periksa ke dokter THT dan didiagnosis ada kelainan pada tuba. Dokter kemudian meresepkan ranitidin, omeprazol, ambroksol, domperidon. Sebenarnya kelainan tuba itu apa sih Dok? dan apa hubungannya dengan penyakit maag? apakah penyakit tersebut bisa sembuh total Dok?
terima kasih sebelumnya
Selamat sore Lina,
Saluran tuba kita dapat mengalami penyumbatan akibat sumbatan hidung, infeksi di tenggorokkan ( ini yang kemungkinan berhubungan dengan sakit maagnya, karena orang yang sakit maag, sering sendawa, asam lambung bisa mengiritasi tenggorokkan juga ) atau ada juga mebesaran amandel ( tonsi dan adenoid )
Kalau sudah tahu penyebab utama sumbatan tubanya, bisa sembuh.
Terima kasih.
telinga saya sebelah kanan kurang jelas mendengar,(apabila telinga sblh kiri saya tutup) kenapa ya dok ? Baru2x ini saya sdh periksa ke spesialis THT dan tidak ada mslh dengan kebersihan telinga saya & sy diberi resep Neurobion 5000 + Dextamine, jadi menurut dr bgmn, ya ? thanks atas jawabanya
Selamat sore Najla,
Kalau memang hasil pemeriksaan liang telinga baik, kemungkinan bisa jadi pendengaran terganggu karena ada gangguan saluran tuba ( eustachius ) dari telinga ke hidung, bisa karena saat ini ada flu pilek atau batuk, bisa diketahui dari pemeriksaan daerah telinga tengah ( namanya pemeriksaaan Timpanometri ).
Dapat juga dokter memeriksanya dengan memakai garpu tala khusus untuk pendengaran ( untuk mengetahui jenis gangguan pendengaran secara umum )
Juga dari pemeriksaan fungsi pendengaran ( Audiometri namanya ), dapat diketahui apakah gangguan pendengaran akibat gangguan saraf pendengaran apa bukan.
Terima kasih.
saya menderita tuli mendadak sudah 1 th dulu gejalanya dr Gondongan trus dr dokter obat dan terapi dengan hyperbarik 10 kali sudah kemana2 saya berobat.
sekarang saya coba dengan akupuntur
kata dokter syarafnya yg kena dr hasil city scan ada penebalan di syaraf.
pengobatan apa lagi ya Dok agar telingaku sembuh
makasih
Selamat sore Kamto,
Dalam tuli mendadak memang biasanya yang terkena syaraf pendengarannya ( bisa jadi karena infeksi virus dari gondongan 1 tahun yl ). Sebenarnya waktu yang baik ( golden period ) untuk pengobatan setelah terjadi tuli mendadak adalah 8 jam pertama ( biasanya bisa kembali normal, namun ada juga yang tidak ).
Pengobatannya yang telah dilakukan sudah baik sekali ( hiperbarik ), namun ada yang mengatakan kalau syaraf kita ini jika telah rusak tidak dapat melakukan regenerasi lagi.
Salah satu bantuan ialah dengan memakai alat bantu dengar ( sekarang macam dan modelnya banyak, tidak jauh beda dengan pemakaian hands free pada HP )
Terima kasih.
Iya nih Dok, PILEK!!! gara2 kecapekan Drop trus Pilek. saya langsung minum demacolin trus dibuat tidur. Biasanya lgs sembuh pileknya, tapi ini gak sembuh2 sampe2 skrg telinga saya Budeg rasanya yahh… seperti abis naek pesawat gitu. Tapi emang sayanya yang agak bandel Dok, yah karena banyak kegiatan jd pilek tersebut tidak saya hiraukan… eh ternyata jadinya malah parah gini. Bikin saya Takut klo ampe pecah gendang telinga saya.
Obat yg udah saya minum
Cefadroxil500mg (2×1)
Xflam50mg (2×1)
Tremenza (3×1)
sudah 3hari saya minum obat tsb.
kurang mantep gak yah obat Dok.
Udah seminggu ga ilang… tp iya seh Kamar saya agak Lembab, debu jg agak banyak, saya kadang tidur di lantai tp uda diberi alas. Mungkin itu yg harus dirubah ya Dok??
coz setiap kale saya bangun telinga saya selalu budeG!
Smoga Diberi Rejeki yang berlimpah buat Dokter krn sudah membantu banyak orang. AMin
Trims
Selamat sore mas Eko,
Sepertinya mas Eko sudah tau penyebabnya semua, mudah-mudahan dengan istirahat yang cukup bisa cepat sembuh. Kalau memang bukan karena alergi flu pilek itu biasanya akan sembuh dengan sendiri sekitar semingguan, tentunya dengan istirahat yang cukup juga.
Telinga terasa budeg karena pileknya, saluran dari hidung ke telinga ( saluran tuba eustachiusnya ) tersumbat karena infeksi dari hidung.
Terima kasih.
Selamat malam …pak Dokter…
Mo cerita nih..tentang sudden deafness ini juga dialami oleh anak saya Alief(8 thn), telinga sebelah kananny tidak dapat mendengar jelas..sayang ketuliannya baru ketauan sekitar 1 tahun kemudian karna kami sebagai orang tua tidak pernah tau akhirnya pada saat bermain bisik dengan saudarannya ia baru bilang klo jangan di telinga sebelah kanan karna dia tidak bisa mendengar pada saat itu ia sudah berusia 6 thn…kami kaget langsung kami bawa ke dokter THT setelah di cek ternyata dia dinyatakan tuli berat….Shock memang karna kami nyakin anak kami lahir dengan kondisi yang sehat. Akhirnya kami di rujuk ke RS> Cipto k bagian Neurologi..untuk tes lebih lanjut..ternyata benar…kuping sebelah kanannya terjadi kerusakkan di rumah siputnya sehingga tidak bisa menerima getaran dengan normal.Aneh rasanya memang karna menurut ceritanya alief ia kemasukkan nyamuk sekitar setauh yang lalu…tapi masa iya kemasukkan nyamuk bisa menyebabkan tuli, menurut pendapat para Dokter ini merupakan kasus yang aneh karna tulinya hanya sebelah…memang pada saat-saat sebelumnya memang alief pernah sakit campak dan mumps….kalo kata dokter alief mengalami kelainan pada darah yaitu kekentalan darahnya berbeda….
Tapi kami tidak ingin membuat keadaan ini berat untuk alief..kami tetap memperlakukan alief seperti biasa, kami inform ke sekolah apa yang telah terjadi oleh alief.kakek & neneknya sering melatih pendengarannya melalui cerita..cerita ato melalui bisikan-bisikan di telinganya..ingin sekali kami mengobatinya tapi kata dokter penyakit ini tidak ada obatnya..saya sendiri kurang yakinpasti ada obatnya sengaja ia tidak saya belikan alat bantu dengar takut saya ia ketergantungan ia oleh alat itu.Tapi memang kalo bicara dengan dia harus lebih keras nadanya apalgi mengajarinya.
Mungkin ada yang bisa mengrekomendasikan saya pengobatan untuk tuli pasti saya akan datangi.
Tolong hub saya via email dian@sewi.co.id.
Terima kasih
Dian
Selamat sore mbak Dian,
Memang tuli mendadak ( tuli saraf ) terkadang penyebab utamanya sulit untuk diketahui, pada anak-anak sulit untuk diketahui kapan terjadinya sampai anak sendiri yang berbicara.
Kalau melihat riwayatnya kemungkinan bisa terjadi pada saat sakit campak dan mumps ( akibat virus menyerang saraf pendengarannya ) juga ditambah kelainan pada darah.
Sebenarnya ibu tidak usah berkecil hati, anak ibu sudah sempat mengenal kata-kata, ada anak yang dari lahir dia tidak bisa mendengar sehingga lebih sulit bagi orang tua untuk mengajarinya berbicara.
Kalau saran saya sebaiknya dipakaikan Alat Bantu Dengar ( ABD ), karena dengan alat ini akan dicoba dirangsang terus saraf pendengarannya sehingga tidak bertambah parah ( karena saraf tidak bisa meregenarasi diri, jika tidak dipakai lama kelamaan ditakutkan fungsinya akan melemah ). Apalagi saat ini sudah banyak jenis ABD, yang mirip dengan handsfree / bluetooth.
Saat ini dengan kemajuan teknologi, bisa dilakukan perbaikan pendengaran pada penderita yang tuli saraf sangat berat/ total, dengan cara Implant Cochlea ( ditanamkan di rumah siputnya/cochlea, semacam alat menerima suara ) namun saat ini harganya masih cukup mahal. Di Jakata setahu saya sudah bisa dilakukan operasi ini.
Jika saat ini belum memakai ABD, sebaiknya jika dia di kelas duduknya harus mepet ke kanan, supaya telinga kiri bisa jelas menerima pelajaran.
Terima kasih.
Pagi Dok,
Saya 27 thn, 3 bln yg lalu saya flu berat, meskipun flu sudah sembuh, tenggorokan saya masih merah walaupun tidak sakit sampai hari ini. Saya sudah ke dua dokter THT dan semua bilang kalau saya sedang alergi kuat. Hidung kadang mampet gantian, tapi tidak bersin dan tidak keluar ingus. Sampai hari ini saya sedang mencari sumber alergi (dugaan sementara karena dinding kamar yg berjamur, walaupun sekarang dinding sudah dikerok dan dicat ulang). Perlu diketahui saya belum pernah punya riwayat alergi.
Keluhan saya adalah telinga seperti berdenging (konstan) terutama ketika malam hari dan saya merasa pendengaran saya sedikit berkurang (tetapi saya tidak merasa ada cairan dalam telinga saya seperti kita sedang pilek).
Yang ingin saya tanyakan:
1. Apakah wajar jika alergi menyebabkan kuping berdenging di malam hari dan pendengaran berkurang, ataukah gara2 penyakit lain?
2. Apakah dengingan ini akan menjadi permanen jika alergi tidak ditangani dengan cepat? Saya kuatir pendengaran saya terlambat untuk diobati.
3. Apa saran dokter? Haruskah saya melakukan test pendengaran? Perlukah MRI? Test apa saja yg harus saya lakukan? Atau harus melakukan test alergi dan menyembuhkan alergi dulu?
Terimakasih.
Selamat sore Jimmy,
Terkadang alergi ini tidak diketahui kapan mulai terjadi ( namun jika ada riwayat keluarga yang menderita alergi, bisa jadi itu menjadi bakat, karena alergi ini bisa diturunkan secara genetik, namun tidak semua terkena ).
Telinga yang berdenging itu kemungkinan kuat karena hidung yang tersumbat lama dan berat, sehingga saluran dari hidung ke telinga ( saluran tuba eustachius ) ikut tersumbat dan menyebabkan telinga jadi berdenging. Kalau hidung cepat diatasi biasanya dengingan juga akan berkurang.
Untuk mengetahui apakah memang saluran tuba eustachius tertutup bisa dilakukan tes timpanometri ( namanya ).
Yang penting memang cari penyebab alerginya, karena pengobatan alergi yang paling baik ialah menghindari alergi tersebut. ( Tes alergi juga boleh dilakukan jika belum tau juga penyebabnya )
Terima kasih.
Dok, saya 28 thn,
Saya sudah 2 bln ini mengalami telinga berdenging,meskipun tidak tll keras dengingannya,hanya jk mlm hari seperti bunyi raket nyamuk jika dinyalakan.
3 hari yg lalu saya ke dokter THT,lalu dia menjelaskan bahwa 90% telinga berdenging adalah dari saraf di dlm rmh siput,lalu sy diberi obat namanya tebokan spesial sehari 3x,lalu serolin nicergolin 10mg sehari 3x, dan satu obat racikan dia (sy tdk tahu apa isinya) sehari 3x jg.
Nah stl sy mengkonsumsi obat tersebut slm 2 hari,saya malah tdk bs tidur,dengingan semakin kencang,skr di siang hari pun sy mendengar bunyi dengingan tsb.Apakah itu pengaruh obat tsb dok?Sy takut sekali kok malah tambah parah ya.Apa harus sy hentikan obatnya dulu? Karena jadwal kontrol saya baru 4 hari lagi.
Selamat siang Steve,
Memang telinga berdenging ini agak sulit dicari penyebab pastinya. Bisa akibat gangguan mulai dari lubang telinga ( karena kotoran telinga ), gendang telinga, bagian telinga tengah ( adanya cairan, infeksi / peradangan, ini biasanya juga berhubungan dengan adanya gangguan pada hidung atau tenggorok ) dan bagian telinga dalam ( rumah siput, saraf pendengaran ).
Jika memang dari hasil pemeriksaan telinga tidak ditemukan adanya kelainan, kemungkinan karena adanya gangguan saraf pendengaran ( bisa akibat infeksi virus, akibat suara bising, akibat kecelakaan/benturan daerah telinga ). Obat yang diberikan memang untuk mengobati saraf pendengaran.
Kalau saran dari saya, coba alihkan perhatian bunyi di telinga ke yang lainnya, anggap saja bahwa bunyi tersebut berasal dari belakang / luar kepala kita, karena biasanya kalau kita makin memfokuskan bunyi dengungan tersebut biasanya akan menjadi lebih keras perasaan kita mendengarnya.
Terima kasih.
dok,
mau tanya nih, apakah benar ada hubungannya antara gigi geraham bungsu yg dicabut dengan syaraf pendengaran? soalnya sering saya mendengar kalau gigi bungsu dicabut bisa jadi tuli dsb.
satu lagi, mungkin juga gak dok, kalau salah pijit di bagian leher / tengkuk juga bisa menyebabkan gangguan pendengaran? terima kasih.
Selamat sore Fahmi,
Saya rasa itu tidak benar semuanya. Semua keadaan itu tidak bisa digeneralisasi, karena ada satu kasus seperti itu, dibuat kesimpulan yang sama. Geraham bungsu itu terkadang tumbuhnya tidak normal menghadap ke atas tapi bisa ke samping, dan banyak orang yang geraham bungsunya dicabut tidak ada masalah untuk pendengarannya.
Saraf pendengaran itu jalannya di dalam telinga dan tulang kepala kita, jadi tidak berhubungan dengan leher. Kalau ada benturan di kepala yang keras, itu yang sangat memungkinkan untuk terjadi gangguan pendengaran.
Terima kasih.
Dokter yang baik ..
saya berusia 29 tahun. Sudah 2 tahun mengalami ketulian kiri dan kanan . Dan sudah 2 tahun pula saya menggunakan alat bantu dengar, walaupun tidak cukup membantu saya dalam berkomunikasi. Jadi saya bisa berkomunikasi lewat tulisan karena saya belum mahir membaca gerak bibir. Menurut dokter THT, saya mengalami ketulian akibat efek samping obat paru yang saya gunakan. Jenisnya Canamycin dengan pengggunaan injeksi. Sang Dokter meresepkan obat paru tersebut untuk 1 bulan, baru 1 minggu saya sudah mengalami ketulian. Si dokter yang meresepkan obat tersebut mungkin sampai saat ini tidak tahu kalau saya mengalami ketulian, karena kami tidak pernah ketemu lagipula kami berbeda kota tempat tinggal.
Dokter .. apakah ada kemungkinan telinga saya bisa disembuhkan .. Jujur saja saya masih belum jelas dengan penjelasan dokter THT tersebut karena pada saat itu saya sudah mengalami ketulian. Dan rasanya terlalu berlebihan kalau saya harus memaksa dokter THT tersebut menuliskan penjelasannya. Pasien lain juga sedang menunggu. Oleh karena itu saya sangat senang dan berharap dokter bisa menjelaskannya. Terima kasih
Apabila teman2 mempunyai masalah yang sama atau mempunyai cerita yang ingin di share- kan saya sangat mengharapkan korespondensinya .. silahkan email ke
hendra_palangka@yahoo.com
Selamat pagi mas Hendra,
Memang ada beberapa obat yang dapat mempengaruhi saraf pendengaran kita ( namun umumnya jika gejala ketulian segera diketahui dan obat dihentikan, pendengaran bisa kembali lagi ).
Kalau memang sudah terjadi ketulian saraf pendengaran ( dari hasil pemeriksaan audiometri, akan diketahui gangguan pendengaran kita sebesar apa, ringan/sedang/berat/berat sekali ), salah satu jalan untuk bisa berkomunikasi harus memakai alat bantu dengar ( yang sesuai dengan derajat/besar ketulian kita ).
Ada beberapa obat yang khusus untuk saraf, tapi saraf kita kalau sudah mengalami kerusakan akan sulit lagi untuk memperbaiki diri sendiri ( regenarasi ).
Dan sebaiknya coba dirangsang terus pendengaran kita dengan suara ( tapi jangan terlalu keras ), makanya perlu alat bantu dengar, supaya sisa saraf pendengaran yang ada tidak bertambah jelek/buruk karena tidak adanya rangsangan suara yang masuk.
Terima kasih.
Dokter..
Terima kasih u/ penjelasannya. Oh iya dok, saya pernah tes BERA. Hasilnya 85 dB di sebelah kiri dan 90 dB di sebelah kanan. Kalau saya baca di Katalog alat bantu dengar yang saya gunakan sepertinya derajat ketulian saya sepertinya masuk kategori berat ya … Ketika saya membawa hasil tesnya ke dokter THT sang dokter hanya tersenyum kecut dan saya tak kalah kecutnya. Mungkin itu adalah senyuman saya yang paling kecut dalam hidup saya. Dari senyum si dokter saya tahu bahwa derajat ketulian saya berat. Dan untuk sembuh pun rasanya juga berat. Penjelasan medisnya saya tidak tau persis, saya hanya membaca senyumannya saja.
Btw saya akan coba terus saran dokter, untuk merangsang saraf pendengaran saya dengan suara. Mungkin saya akan senantiasa menunggu postingan dari blog ini, siapa tahu dokter bisa informasi seputar ketulian dan alternatif penyembuhannya. Salam
Selamat sore mas Hendra,
Mudah-mudahan bisa beradaptasi dengan keadaan sekarang, dan mendapat alat bantu dengar yang cocok.
Secara tindakan medis saat ini ada operasi untuk memperbaiki gangguan saraf pendengaran, namanya Kokhlear Implant ( hanya untuk operasi dan alatnya masih cukup mahal ), disini ditanamkan saraf buatan untuk pendengaran.
Kalau nanti ada informasi penyembuhan terbaru akan saya posting di blog ini.
Terima kasih.
selamat siang dokter ..
Oh iya kokhlear implant atau operasi untuk memperbaiki gangguan saraf pendengaran seperti yang dokter maksud, di mana bisa dilakukan ? dan apakah dokter tahu besarnya biaya di butuhkan. Bagaimana kemungkinan membaiknya pendengaran ? Terima kasih
Selamat malam mas Hendra,
Biasanya sarat untuk melakukan operasi Kokhlear Implant ini, pada ketulian total atau sangat berat, dan dengan alat bantu dengar tidak membantu.
Setahu saya yang pernah melakukan operasi ini di Jakarta, untuk biaya saya kurang tahu pasti ( tapi bisa sampai ratusan juta ). Dan yang penting setelah operasi, perlu beberapa adaptasi dan penyetelan alatnya. Setahu saya hasilnya juga cukup baik. ( nanti saya coba cari informasi lagi tentang Kokhlear Implant )
Terima kasih.
Dtiunggu ya dok infonya. terima kasih
sore dok,
mau minta rekomendasi, karena saya sudah putus asa kemana saya harus berobat mengenai telinga mendenging.
sudah 4 dokter THT saya minta bantuan selama 4 bulan namun belum mendapat titik terang.
gejala awal dari flu yang tidak sembuh lalu lanjut ke telinga mendenging.
kondisi saya sekarang:
- telinga mendenging seperti bunyi monitor tv, konstan tanpa henti di ke-2 telinga
- seminggu terakhir malah sepertinya telinga kiri mendengar lebih sensitive, seperti mendengar bunyi gemerincing kecil utk frekuensi tinggi
- kadang pendengaran tiba2 agak berkurang (budek) sebelah seperti ketika panas dalam
- leher belakang (tengkuk) sering pegal
- hidung sering mampet (gantian kiri kanan)
- tanpa ingus tanpa bersin maupun dahak, sesekali dahak keluar ada warna kuningnya seperti nanah sedikit
diagnosa beberapa dokter:
(tidak tahu mana yg tepat)
- alergi kuat
- tulang hidung bengkok
- saraf dalam rumah siput sudah kena
- saraf di leher agak terjepit
- gigi geraham bungsu miring ke depan
- pilek yg masih tersisa
(*cek darah umum: ok (darah, kolesterol, dsb)
*rontgen sinus ok, paru2 ok, leher dan gigi seperti penjelasan di atas)
obat yg saya makan sekarang:
- aloris (loratadine 10mg) 2x sehari
- cereton 2x sehari
- cataflam 50mg 3x sehari
- obat saya lupa namanya (isinya phenylanine dan klorfeniramin maleat) 1x malam saja
- obat untuk tinnitus (saya lupa namanya) fungsinya untuk mengurangi tekanan di cochlea kalau tidak salah (sehari 3x)
kegiatan sehari2 yg dilakukan:
- pekerja kantoran sehari 8 jam di depan monitor
- kurang berolahraga
- rata2 jam tidur 6 jam sehari
- mengkonsumsi makanan sehat dengan buah, sayur
pertanyaan:
1. apa yg harus saya lakukan? membiarkan saja keadaan telinga ini?
2. apakah obat2an yang sedang dikonsumsi malah dapat menambah dengingan? karena semakin hari saya rasa kondisi telinga saya memburuk perlahan-lahan.
ternyata masalah telinga sangat kompleks ya dok, moga2 dokter dapat membantu. terima kasih.
Selamat sore Alfred,
Kalau digabung antara gejala yang ada sekarang dengan keluhan dan kegiatan sehari-hari sepertinya berhubungan, kemungkinan awalnya berasal dari hidung yang sering tersumbat ( antara hidung dan telinga ada saluran tuba eustachius ) sehingga terkadang mempengaruhi pendengaran ( seperti kalau kita naik pesawat ), telinga seperti penuh dan berdengung. Jika sumbatan saluran tuba eustachius sering terganggu/tersumbat ( akibat hidung tersumbat ), akan menyebabkan terbentuk cairan di rongga telinga tengah ( yang makin lama makin kental ), dan telinga bisa berdengung terus menerus dan lama kelamaan bisa mengganggu saraf telinga juga.
Leher yang sering pegal, kemungkinan berhubungan dengan kerja yang selama 8 jam di depan monitor, sehingga menjadi kaku. Juga ditambah dengan kurangnya berolah raga.
Obat-obatan yang diberikan sudah cukup, namun jika memang hidung sering tersumbat kemungkinan karena alergi di hidung ( hidung sensitif ), jadi harus dicari apa yang menjadi penyebabnya dan harus dihindari. Sebab alergi tidak akan bisa sembuh hanya dengan obat saja, juga harus diikuti dengan menghindari alergi.
Terima kasih.
Hallo dok,
Saya dedi, 15th.
Gk tau kenapa ya, saya bersin2 terus stiap hari. Ditanyain ke dokter tht, katanya saya alergi dingin, tapi pas saya jalan jalan ke shang hai, yg suhunya lbih dingin, atau d ruang ac, saya biasa aja,
Nah,
Kalo kaya gt saya knapa ya?
Thanks, dok.
Selamat malam Dedi,
Gejala alergi biasanya bersin-bersin ( umumnya lebih 5 kali ) disertai ingus encer/bening dan atau hidung gampang tersumbat. Jika di udara dingin tidak masalah, kemungkinan bukan dingin penyebabnya ( setiap orang berbeda-beda penyebabnya, bisa juga karena debu, bulu-bulu dll ).
Untuk mengetahui penyebab alergi, bisa dilakukan tes alergi di kulit ( Prick test namanya ). Coba perhatikan lingkungan sekitar pada saat timbul bersin-bersin / tersumbat.
Terima kasih.
Halo Dok,
saya Danang, WNI yang tinggal di Vietnam. Telinga kiri saya kena sudden deafness dan sudah diberi obat selama sebulan terakhir ini oleh dokter di sini tapi tidak ada perkembangan berarti. Saya berminat untuk terapi hiperbarik di Indonesia. Dimana dan bagaimana saya bisa mendapat terapi ini ?
Regards,
Danang Ismu
Selamat sore Danang,
Untuk terapi hiperbarik biasanya ada di RS.AL ( Angkatan Laut ), di Jakarta ada.
Terima kasih.
Malam dok
saya andi . Dinding saya sudah pecah kata dokter chek up medical. Umur saya 22th.Sejak kecil telinga saya sdh keluar cairan.Saya obatin dr obat tetes telinga.Berapa2 hari 2-3 sembuh total tetapi sktr 2-3 bln telinga bnyk kontoran saya biarkan berapa2 hri tdk di bersih kan tiba2 telinga saya berair lg.Gmna cranya dinding telinga saya kembali normal septi dinding kembli normal.Tlng bantuanNya. Email saya andyudaqu@yahoo.Co.Id.Maksh
Selamat pagi Andi,
Gendang telinga yang sudah robek harus benar-benar di jaga ( baca juga tulisan “Telinga berair berulang kali” ).
Jika robeknya kecil dan jarang berair biasanya bisa tumbuh dan menutup sendiri. Tapi kalau sudah besar dan sering infeksi, kalau mau ditutup harus dengan operasi ( itupun telinga harus bebas dari infeksi dulu ).
Kotoran telinga biasanya akan menumpul sekitar 3-4 bulan sekali, kalau bisa kontrol ke dokter THT untuk dibersihkan supaya tidak timbul infeksi.
Terima kasih.
Sorry banget dok,
Saya dedi yg sbelumnya ada post,
Kira kira skin prick test itu harganya berapa ya?
Trus Ada kemungkinan lain, misalnya gejala pnyakit apa gitu kalau bersin2?
Ok. Thanks banget dok.
Selamat siang Dedy,
Untuk biaya prick test bervariasi di setiap rumah sakit / dokter, mungkin dapat ditanyakan langsung.
Kalau bersin sekali dua itu tidak masalah tapi kalau bersin berurutan lebih dari 5 kali biasanya itu adalah alergi terhadap sesuatu di hidung.
Terima kasih.
Dwh, dok,
Sory sy byk nanya,
Say kena gejala vertigo,
Pusing, pusing yg muter.
Vertigo itw penyebabnya apa aja y?
Malam sblum kna pusing di kuping saya ada sjenis koreng ataw mungkin darah kering, saya gk tawu soalnya gelap,
Nah karna tangan saya ‘gatel’ ya saya kopek aja, apa mungkin itw penyebab pusing saya?
Sekalian obat dan solusinya ya dok..
Trima kasih.
Selamat siang Dedi,
Gangguan keseimbangan / vertigo itu penyebabnya banyak, salah satunya adanya gangguan di alat keseimbangan kita di dalam telinga ( coba baca juga tulisan saya tentang gangguan keseimbangan ).
Mungkin juga akibat adanya infeksi di lubang telinga.( jangan dikorek / dibersihkan sendiri dulu ). Jika dalam 1-2 hari masih terasa sakit dan vertigo, sebaiknya diperiksakan dulu ke dokter THT, karena obatnya harus sesuai dengan penyebabnya ( dan harus memakai resep biasanya ).
Terima kasih.
pagi dok…
kerabat saya sudah mengalami tuli mendadak di telinga kiri nya sejak dari bulan Maret.. berbagai obat dan dokter ( dari dokter THT sampai dokter penyakit dalam) sudah ditemui, dan smua dokter mempunyai kesimpulan yang berbeda..
apabila sudah selama itu (3 bulan) masih ada kemungkinan untuk sembuh dok? karena sudah minum obat yang harganya lumayan mahal, tapi tetap belum ada kemajuan..
saya juga mendengar bahwa harus di terapi, terapi macam apa kah itu dok?
terima kasih…
Selamat pagi Donny,
Memang setelah 3 bulan ini, kecil kemungkinan untuk kembali normal ( karena kalau syaraf yang kena memang tidak bisa regenerasi lagi ). Coba terapi Hiperbarik ( tekanan tinggi ), biasanya alatnya ada di rumah sakit Angkatan Laut.
Terima kasih.
selamat pagi dok.
saya sdh mengalami sudden deafness 2 minggu terakhir ini,sdh ke tht pertama difisioterapi pakai microwafe pemanas ditelinga 6 kali namun haya pusing berputarnya yang hilang tetapi tuli ditelinga kanan belum hilang dan masih berdenging keras,sekarang ini masih terapi hiperbaric ke 6 kali tapi belum ada perubahan malah telinga kanan ikut sedikit tersumbat kaya ada udara tekanan yg belum keluar pd saat hiperbaric,
bagaimana dok solusinya apa harus terus terapi apa ada solusi terapi lain, telinga kiri 0-10db kanan 70-90db,bisa sembuh ga ya dok. terima kasih
Selamat pagi Novinda,
Sebaiknya terapi diteruskan ( hiperbarik dan fisioterapi ) dan coba konsultasikan juga dengan dokter Spesialis Penyakit Dalam ( tentunya setelah konsultasikan dengan dokter THT dulu ), untuk melihat masalah sirkulasi dan kekentalan darahnya.
Kemungkinan pada telinga kiri ada gangguan pada saluran tuba eustachiusnya ( saluran dari hidung ke telinga ), bisa karena ada flu/pilek atau radang tenggorokkan, sehingga memang lebih baik menghindari makanan dan minuman yang akan mempengaruhi/merangsang tenggorokkan kita. Coba minta juga untuk di fisioterapi ke dua telinga dan hidungnya.
Terima kasih.
maksud saya telinga kiri ikut agak tersumbat setelah hiperbaric.apa ada yg salah pd saat sy di hiper ,ktnya pd saat telinga seperti ditekan kita nelan ludah atau gerak rahang,sy sdh lakukan itu,mmg pd saat penekanan ky nya seperti mau keluar ditlinga kanan tapi nda bisa hy telinga kiri aja bunyi kletek ,trus selama dirumah apa ada pantangan makanan,kata susternya nda boleh mkn gorengan ( benar ga ya dok )klo dirumah sy suka sumpal dgn alat penutup telinga ,lebih nyaman krn kebetulan anak saya msh kecil kecil sk teriak2, kalo sy lg masak suara alat2 masak sk kedengaran sakit ditelinga kiri yah krn cuma tlinga kiri aja yg berfungsi
terima kasih,maaf ya dok sy cepet2 nulisnya krn mau berangkat lagi ke rs al mintoharjo
pagi dok…
lanjutan yg tgl 12 juni kemarin ini
sekarang ini saya sdh hiperbaric 10x ,lalu sy konsultasi lg dgn dokter tht dan diaudiogram,tympagram,endoskopi dan hasil audio tetap sama sebelum sy dihiperbaric tidak ada perubahan ,dan benar kt dokter ada pembengkakan disaluran tuba lalu saya diberi obat telfast fexofenadine hcl od 120mg,obatsemprot nasacort dan menurut dr tht saya sy tidak perlu hiperbaric lg krn sdh 10x belum ada perubahan maka senin besok saya akan dinject ditelinga ( sedangkan menurut dr khusus hiperbaric disuruh 10x lagi )sy lebih memilih pendapat dr tht sy yg memang kebetulan beliau sdh ahli dlm bidang tht ( titelnya sdh prof dr), jadi untuk perbandingan sy butuh juga pendapat lain dari dokter mengenai kasus saya ini.terima kasih
maaf tambahan lagi telinga sy sdh konduktif maksudnya apa yg dok waktu sy diterangkan masalah telinga sy sempet ada kata2 istilah konduktif tapi sy baru ingat sekarang jd ga sempet ty waktu itu,kebetulan saya ganti dr tht setelah hiperbaric ,nformasi dari kawan sy yg katanya lebih bagus.
Selamat sore Novinda,
Ok lebih baik begitu karena dengan hiperbarik tidak ada perubahan juga. Maksudnya konduktif itu adanya gangguan hantaran suara akibat terhalangnya suara ( bisa akibat adanya sumbatan kotoran telinga, sumbatan saluran tuba eustachius, adanya gangguan pada tulang-tulang kecil pendengaran atau adanya cairan pada ruang telinga tengah ). Mudah-mudahan bisa segera sembuh.
Terima kasih.
Sudah 4 bulan lebih saya mengalami penurunan pendengaran telinga kiri.Awalnya sering bunyi nging2 dan bunyi 2 lainnya kmdn saya tertular anak gondongan sampai 12 hari belum sampai sembuh tiba2 vertigo akut pendengaran tiba2 hilang ada sura bising angin dan tekanan dalam telinga yang tinggi seperti mau meletus bawah leher kiri seperti mlanjer dan nyeri sekali sampai tulang belakang telinga. Sempat opname seminggu tp tidak bilang sakit apa. Banyak dokter saya tmui terakhir di dua sp.tht yang satu bilang saraf tepi pendengaran saya kena yang satu bilang sindrom meniere. Obat yang harus saya minum sampai 6 bulan ke depan lappibal tebokan spesial dan ada juga serolin dari dr.bedah saraf. Semua sdh saya konsumsi tp kok malah sekarang nyeri di belakang telinga semakin menjadi2 bahkan sampai keatas dan tepi mata rasanya kencang sekali nyut2nya terakhir kmr 2 hari berturut2 nyerinya hebat sampai seluruh kepala. Giman Ya dok trus apa obat yang saya minum tidak ada efek samping nantinya. trimakasih
Selamat malam Nita,
Kemungkinan adanya infeksi virus ( gondongan ) menambah berat gangguan ( apalagi jika virusnya menyerang saraf pendengaran ). Sindroma menire merupakan gabungan beberapa gejala yaitu telinga rasa berbunyi ( tinitus ), vertigo dan pendengaran berkurang, biasanya semua gejala akan berkurang namun yang paling lama hilang biasanya tinitus. Kemungkinan karena disertai adanya infeksi gondongan ( virus ), gejala bertambah berat.
Coba konsultasikan juga ke dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Saraf. Obat yang diberikan sudah bagus.
Mungkin juga perlu dilakukan fisioterapi di daerah telinga dan sekitar leher.
Terima kasih.
siang dok,
saya kemarin baru saja naik pesawat, dan saya mengalami bindeng pada saat take off. awalnya sih seperti biasa, tapi tiba2 kuping saya terasa sakit dan berbunyi “ngiiik” sekitar beberapa detik. lalu, setelah itu kuping saya jadi bindeng terus-terusan. sampai turun juga tak kunjung hilang.
sekitar seminggu yang lalu saya memang mengalami flu. tapi sudah hampir sembuh (sudah tidak pilek lagi tapi masih sedikit batuk). dan setelah membaca beberapa pertanyaan dan jawaban diatas saya menyimpulkan mungkin lendir dari flu tsb mungkin masuk ke saluran telinga. tapi telinga saya tidak berdengung. apakah benar seperti itu dok? atau mungkin ada sebab yang lain? kira-kira penyembuhannya bagaimana? apakah proses penyembuhannya lama? karena ini menyebabkan saya sedikit pusing dan rasanya kepala saya menjadi berat.
terima kasih sebelumnya ya dok.
oiya tambahan lagi, kadang-kadang saat menelan juga rasanya saya mendengar bunyi seperti ‘krek’. itu kira-kira kenapa ya dok?
terima kasih.
Selamat malam Meutia,
Bunyi seperti itu di telinga pada saat menelan, itu normal, semua orang juga seperti itu. Hanya seharusnya jika kita menelan, saluran tuba akan terbuka sehingga tekanan di telinga kembali normal, bagi orang yang tidak mengalami flu/pilek/batuk.
Terima kasih.
Selamat malam Meutia,
Ya, penyebabnya kemungkinan karena kemungkinan hidung atau tenggorokkan belum sembuh benar dari peradangan, sehingga timbul sumbatan di saluran tuba eustachius ( yang menghubungi antara hidung/tenggorok ke telinga, makanya dulu pada saat naik pesawat kita diberi permen, gunanya kita secara tidak sadar akan menelan ludah sehingga saluran tuba eustachius akan selalu terbuka ).
Penyembuhannnya biasanya akan bersamaan dengan penyembuhan di hidung dan tenggorokkan.
Terima kasih.
dok,usia sya 23th dan saya menderita penyakit telingah (congek) sdh lm(sejak kcil),penyakit tersebut hilang timbul.
sudah pernah berobat ke dokter tempat saya tinggal dan di beri resep obat oto plain(saya lupa nama obat tersebut ) saya merasa sembuh pd waktu masa perobatan tp sayang obat tersebut hilang pada waktu pindahan rumah,kalau sekarang saya berobat ke dokter lagi kendala saya di keuangan,sekarang saya mintak saran ke dokter tentang alternatif dalam penyembuhan penyakit saya tersebut?
Selamat pagi Radik,
Untuk telinga sering berair bisa juga dibaca ditulisan saya “Bagaimana mengobati telinga berair” dan “Telinga Berair Berulang Kali”
Yang penting adalah pencegahan supaya telinga tidak sering berair, karena umumnya gendang telinga sudah robek. Jangan sering dikorek terlalu dalam dan sering, jangan kemasukkan air dan jika batuk pilek segeralah berobat.
Terima kasih.
Dear Dokter yang baik hati.
Blog ini sungguh membantu sekali. Semoga kebaikan Anda mendapat balasan dari Tuhan
Saya sering mengkonsumsi antimo (dimenhydrinate) setiap kali melakukan perjalanan baik dengan pesawat, bis, mobil, dan kereta api. Setiap habis mengkomsumsi antimo dan masuk ke kendaraan telinga saya suka menutup tiba-tiba lalu setelah sekian menit juga membuka tiba-tiba. Saya sangat khawatir apabila suatu saat nanti telinga saya menutup dan tidak bisa mendengar lagi. Apabila telinga saya menutup, saya biasanya panik, dan untuk sugesti saya meminta teman perjalanan untuk selalu dekat dengan saya.
Pertanyaan saya:
1. Apakah yang menyebabkan saya sering mabok perjalanan ya dok, apakah berhubungan dengan telinga saya?
2. Apakah minum antimo bisa menyebabkan ketulian? saya pernah dapat cerita kakak teman saya tuli gara-gara sering mengkonsumsi antimo.
3. Adakah cara lain agar saya tidak minum antimo ketika melakukan perjalanan?
Terima kasih atas pencerahannya.
Salam
Amsi
Selamat pagi Amsi,
Rasa menutup pada telinga pada saat bepergian ( biasanya jika dalam ketinggian, seperti naik pesawat yang terasa sekali dan lainnya ), biasanya akibat saluran dari telinga ( tuba eustachius namanya ) itu tertutup karena tekanan, itu normal. Yang membuat tambah berat biasanya jika saat kita bepergian dalam keadaan flu pilek atau batuk.
Sebenarnya tidak usah panik, coba lakukan menelan ludah, menguap atau meniupkan di mulut sambil mulut dan hidung ditutup. ( makanya biasanya dulu jika kita naik pesawat dibagikan permen, maksudnya supaya secara tidak sadar kita akan menalan terus sehingga rasa menutup di telinga akan berkurang ).
Apakah setiap perjalanan sering mabuk sehingga harus minum antimo terus? Jika tidak, sebaiknya tidak usah diminum, orang yang terbiasa melakukan perjalanan biasanya sudah jarang mengalami mabuk perjalanan. Sampai saat ini saya belum ada membaca tentang antimo yang dapat menyebabkan tuli.
Terima kasih.
selamat siang dok.
dok sepertinya terlinga kiri saya terkena Sudden Deafnes. waktu itu saya rasa mulainya saat dengar suara tinggi dari knalpot motor di tempat servis motor. Namun saya sadaranya saat dirumah telingan berdenging keras dan tidak mendengar.
terus saya ke dokter umum, karena blum ada perubahan 2 hari kemudian saya ke THT (sebut Dr. X) dan di vonis Sudden Deafnes. karena belum ada perubahan 3 hari kemudian saya ganti dokter THT (Sebut Dr. Y), katanya ada penyumbatan di saluran dalam telinga dan obatnya dari Dr. X diganti.
selama berobat di dokter THT Dr. Y saya merasakan ada perubahan, saya mulai bisa mendengar, walaupun perlu konsentrasi untuk mendengar percakapan saat mendengar hanya dengan telinga kiri.
Saat berobat ke tiga kalinya, di Dr. Y saya dirujuk ke rumah sakit khusus THT untuk ketemu disama (Sebut Dr. Z), dan menurut dr. Z saya memang terkena Sudden Deafnes, namun golden periodnya telah lewat, karena dari Dr. Umum hingga Dr. Y memakan waktu 2 bulan lebih.
Dokter Z tetap memberikan perawatan dan saya di anjurkan terapi hiperbarik
pertanyaan:
1. apa saya ada kemungkinan sembuh.
2. apa waktu saya ke dokter THT pertama merupakan langkah perawatan awal hingga tidak melewatkan golden period.
3. apa fungsi telinga seperti fungsi ginjal, dimana kerusakan salah satu membebankan fungsi lainnya
terima kasih dok atas jawabannya….
Selamat siang mcD,
Perkiraaan saya di rumah sakit Khusus THT ( mungkin RS.Perhati di Proklamasi ya ), pasti telah dilakukan pemeriksaan secara khusus ( seperti audiometri atau timpanometri ).
Sudden deafnes ( tuli mendadak ) biasanya akibat adanya gangguan saraf pendengaran, penyebabnya kadang tidak diketahui secara pasti. Memang jika saraf yang terganggu tidak bisa melakukan regenerasi lagi. Diharapkan dengan terapi hiperbarik ( tekanan tinggi oksigen ) masih dapat memperbaiki saraf yang terganggu.
Fungsi telinga tidak sama dengan fungsi ginjal, hanya sudah pasti nanti akan banyak mendengar pada telinga yang baik. Jika memang terlalu berat gangguannya bisa juga nanti memakai Alat Bantu Dengar (ABD), dimana jenis dan modelnya sekarang sudah banyak ( mirip dengan handsfree atau bluetooth ).
Terima kasih.
Iya dok. saya sudah di test pendengaran hasilnya untuk telinga kiri hasilnya: di 125 (20db), 500 (30db), 1000 (60db), 2000(45db), 4000 (30db) dan 8000 (65 db) dan untuk telinga kanan semuan berada dikisaran 15 hingga 25 db, kecuali di 8000 (10db)
1. bagaimana menurut dokter hasil tersebut..?
2. Kata dokter RS, terlinga saya termasuk sensitif, maksudnya apa ya dok….?
3. apa waktu saya ke dokter THT pertama, apakah bisa di bilang langkah perawatan awal hingga tidak
melewatkan “golden period”…..?, karena pas kejadian saya langsung ke dokter umum duahari kemudian saya ke dokter THT, dua hari kemudian ganti dokter THT. setelah 1 1/2- 2 bulan dalam perawatan dokter THT kedua, baru dirujuk ke RS THT.
3. oh ya dok pas berobat ke dokter THT kedua saya merasa ada perubahan karena saya bisa mendengar dan suara denging berkurang (tidak setajam kejadian awal), apakh itu bisa pertanda baik dok…?
4. saat ini saya ikut hiperbarik yang ketiga kalinya karena disarankan 10x, apakah terapi itu harus berturut-turut tanpa terputus……..? mengingat yang keempat baru bisa hari senin (sabtu/minggu hiperbarik RSAL tidak praktek)
5. apa bedanya terapi oksigen hiperbarik dengan menghirup oksigen murni tanpa tekanan dan apakah efeknya sama bagi penyakit saya…?
6. dok katanya syaraf pendengaran yang terganggu harus tetap dirangsang dengan suara, caranya bagaimana….?
mohon maaf dok…saya pertanyaan saya banyak, sungguh dengan blog ini saya merasa terbantu tuk mendapatkan jawaban, khususnya untuk mempersiapkan mental saya dalam menghadapi kondisi saya jika tidak sembuh. terima kasih atas jawabannya…klo boleh tau dokter praktek dimana dan alamatnya….
Selamat siang, saya mau tanya, 1 1/2 bln lalu sy mengalami kehilangan pendengaran secara mendadak sebagian (50%) & derdengung/bunyi. Dokter mengatakan kl telinga sy tdk dpt diobati lagi. Hanya yg mungkin dilakukan adalah dengan suntikan steroid. selama 3 kali. Apa ada kemungkinan sembuh dgn suntikan tsb, bgm kalau sy hanya mencoba 1 kali saja di suntikkan, apa ada efek negatifnya. Trims.
Selamat siang Andi,
Keluhan seperti ini disebut tuli mendadak dan umumnya terjadi gangguan pada saraf pendengaran ( dimana jika saraf yang terganggu/rusak tidak bisa melakukan regenerasi ) penyebabnya bisa karena infeksi ( virus / bakteri ), gangguan sirkulasi darah di telinga dan yang paling banyak tidak diketahui penyebabnya.
Ada waktu pengobatan yang efektif ( golden period ) untuk sembuh yaitu sekitar 2 minggu sejak kejadian pertama, itupun terkadang tidak sembuh sempurna juga.
Pengobatannya beberapa bentuk, ada yang minum obat, disuntik dan dengan cara hiperbarik ( dengan tekanan oksigen tinggi, biasanya hanya ada di rumah sakit angkatan laut ).
Terima kasih.
Pak bagaimana dengan suntikan steroid tsb, bolehkah hanya kita mencoba 1 kali saja untuk disuntikkan, atau memang harus beberapa kali. Kalau yg di hiperbarik, bolehkah kita orang umum berobat kesana, kalau di jakarta ada dimana letaknya, mohon informasinya pak.Terima kasih banyak pak.
Selamat sore Andi,
Kalau pengobatan suntik boleh saja namun mungkin hasilnya tidak akan efektif. Untuk hiperbarik di Jakarta, sepertinya ada di RS.Angkatan Laut ( kalau nggak salah RSAL Mintoharjo )
Terima kasih.
Maaf bu dokter jd bertanya lagi, berapa % keberhasilannya bila kita melakukan hiperbalik bl kejadian tiba2 tuli sebagian di telinga kanan sdh terjadi 2 bln yg lalu. Trims sekali lagi bu.
Selamat siang Andi,
Ma’af saya laki-laki. Untuk keberhasilan hiperbarik tidak bisa diprediksi berapa persen keberhasilannya, karena kondisi setiap orang berbeda-beda. Dan penyebab tuli mendadak terkadang tidak diketahui secara pasti.
Secara logika, terapi hiperbarik dengan memberikan oksigen tekanan tinggi, dengan harapan saraf pendengaran yang rusak ( diperkirakan karena kekurangan suplai oksigen ) akan mendapat suplai oksigen kembali ( dengan harapan kerusakan belum parah, ini yang tidak diketahui ).
Tuli mendadak merupakan kegawat daruratan di telinga, bisa disamakan dengan serangan jantung atau gejala stroke, harus segera diobati jika terlambat akan fatal akibatnya.
Terima kasih.
Selamat siang pak, maaf sy kira ibu yg dokternya. Kali ini sy mau bertanya kembali. krn Prof THT saya mengatakan bahwa ada penyumbatan di pembuluh darah telinga kanan sy sewaktu dia hanya melihat dgn camera melalui lubang telinga. mk sy menderita tuli sedikit & bunyi desis, Prof tsb tdk bs memberikan obat apapun & hanya dimungkinkan disuntik steroid,itupun kcl kemungkinan bs ada efek positifnya.Dikatakan, ya didiamkan saja, krn tdk akan lbh buruk atau jd lbh baik dari keadaan sekarang ktnya.
Kemarin sy akhirnya ke Prof saraf & tlh di lakukan MRI & CT scan, hasilnya diduga cholesterol granuloma atau cholesteatoma.
Berdasarkan hasil tsb, sebaiknya sy berobat ke dokter THT atau saraf, dok. Krn sy jg tdk mengerti kedua penyakit tsb.Dan apakah harus dilakukan bedah atau cukup dgn obat2an.Terima kasih sekali lagi dok.
Selamat siang Andi,
Kalau dari pemeriksaan CT Scan diduga ada cholesteatoma , berobatnya harus ke dokter THT, karena cholesteatoma tersebut harus diangkat / dibersihkan dengan jalan operasi. Karena sifat dari “chlesteatoma” tersebut dapat merusak jaringan ( bahkan tulang ) disekitarnya, penyebabnya bisa karena sebelumnya sering infeksi / berair di telinga atau ada juga yang timbul tidak diketahui penyebabnya. Coba periksa dulu ke dokter THT untuk memastikan.
Terima kasih.
Selama malam Dok,
Suami sama mempunyai kasus yang hampir sama dengan bapak andi di atas, dan kami mempunyai rencana untuk berobat ke Singapura. Apakah dokter bisa tolong referensikan rumah sakit dan dokter THT di Singapura yang tepat untuk kasus ini ? Terima kasih.
Selamat malam Devi,
Untuk rumah sakit di singapore yang saya tahu, RS.MtElisabeth ( Swasta, biaya lebih mahal, fasilitas lengkap ), RS.Singapore General Hospital (SGH), RS.National University Hospital (NUH) dan yang ke 2 terakhir rumah sakit pemerintah, lebih murah, fasilitas juga lengkap. Untuk dokter-dokter saya kurang tahu. Coba cari kalau ada bagian NeuroOtologi ENT ( untuk tuli mendadak ).
Terima kasih.
Pagi dok,
bagaimana dengan granuloma dok, apakah cukup dengan obat2an atau harus dioperasi juga spt bp. andi diatas. Apakah granuloma bisa makin membesar atau tetap saja ukuannya.
TQ.
Selamat sore Indri,
Kalau memang benar granuloma atau cholestatoma, harus dioperasi / dibersihkan. Granuloma / cholesteatoma ini mempunyai sifat merusak jaringan disekitarnya bahkan tulang juga bisa rusak.
Terima kasih.
siang Pa dokter..
tmn saya menderita tuli yg d sebabkan vertigo, sehingga rumah siput na mengalami gangguan.. dan udh ampir 4 tahun ia menderita ketulian..
apa masih ada harapan buat sembuh?
trz saya baca artikel, bahwa tumbuhan tempuyung bisa mengobati ketulian, dgn d teteskanna air rebusan ke telinga..apa itu boleh di lakukan?
dan apa cara itu berbahaya utk telinga na?
Selamat malam Rahma,
Jika ketulian memang akibat gangguan saraf pendengaran ( tuli saraf, berdasarkan hasil pemeriksaan audiometri ), tidak bisa lagi kembali normal, karena saraf tidak bisa melakukan regenerasi lagi. Jika berat sekali gangguannya sebaiknya memakai Alat Bantu Dengar ( ABD ).
Untuk pengobatan alternatif saya kurang begitu tau, asalkan gendang telinga tidak robek, sepertinya tidak bermasalah untuk ditetesi asalkan cairan tersebut tidak mudah mengiritasi kulit lubang telinga.
Terima kasih.
klo misalna rumah siput na yg ga bnr, masih ada kemungkinan untuk sembuh ga?
Pagi dok,
Saya mau tanya apa tanda2 penderita penyakit granuloma dan penyakit cholesteotama. Bedanya apa dok. Tims.
Salam Mega.
Selamat sore Mega,
Tanda ke duanya dapat menyebabkan adanya gangguan pendengaran ( bisa tuli saraf atau bukan ). Cholesteatoma lebih berbahaya karena dapat menyebabkan erosi pada tulang ( tulang pendengaran maupun tulang tengkorak ). Sebaiknya diperiksakan dulu, terkadang diagnosis baru bisa ditegakkan setelah mengumpulkan semua data ( riwayat sakit telinga, pemeriksaan telinga, pemeriksaan gangguan pendengaran dan dari foto rontgen biasa maupun CT Scan ).
Terima kasih.
dok saya sudah menjalani terapi hiperbarik 10 kali. tapi masih ada dengung di telinga dan pendengaran masih kurang. menurut dokter gmana..? sedangkan dokter hiper barik menyarankan untuk menjalani 10 kali lagi.
Selamat sore Mcd,
Jika dirasa masih ada perubahan ( dalam hal ini perbaikan ), boleh saja ditambahkan lagi. Tapi jika sudah tidak dirasakan lagi ada perubahan, mungkin tidak akan banyak perubahan lagi jika tetap ditambahkan. Mungkin sekarang belajar bagaimana mengalihkan perhatian terhadap dengung di telinga, jika makin dirasakan / dipikirkan dengungnya, biasanya akan semakin besar rasa dengung tersebut. Untuk pendengaran jika merasa terganggu sekali sebaiknya memakai alat bantu dengar.
Terima kasih.
Dok,
Hampir tiap hari saya sll bersihkn terlinga saya, karena saya paling risih kalau telinga terasa gatal.
dua minggu yg lalu saya kena flu yg mengakibatkn adanya penyumbatan di telinga. pas hampir sembuh, saya bepergian ke daerah pegunungan dan tekanannya semakin membuat telinga saya terasa berat.
Sampai dirumah, saya coba bersihkan telinga sambil tiduran.
Telinga kanan sudah kembali normal, tapi telinga kiri saya seperti ada bunyi “ngiiiiiiiing”. Apa mungkin saya salah membersihkn telinga atau telinga terkena infeksi ya?
mengingat flu saya sudah sembuh dan saya sudah pulang di daerah dataran rendah.
Apakah membersihkn telinga tiap hari juga tidak baik?
Terimakasih dok, saya tunggu responnya.
Selamat siang Kyky,
Kemungkinan telinga kiri berbunyi karena flu yang belum sembuh sempurna atau memang ada infeksi atau kotoran yang terdorong ke dalam akibat dibersihkan dengan cotton bud.
Membersihkan telinga dengan c.bud tidak apa-apa asalkan tidak terlalu dalam dan keras, sebaiknya sepertiga luar saja ( karena kotoran telinga kita hanya nyangkut di sepertiga luar lubang telinga, tidak ada di dalam sekali, kita yang biasanya akan mendorong kotoran sedikit demi sedikit ke dalam, setelah 3-4 bulan baru kotoran akan menumpuk ).
Coba diperiksakan jika keadaan seperti ini masih tetap berlanjut.
Terima kasih.
selamat sore dok,
saya berumur 14 tahun 1 minggu yang lalu saya terkena flu lalu sembuh. dan 3 hari yang lalu sekitar jam 2 malam saya terbangun karena telinga sebelah kiri saya sakit, namun saya hanya membiarkannya saja. ternyata keesokan harinya sampai sekarang saya mengalami penurunan pendengaran di telingan sebelah kiri saya, dan saya juga mengalami flu kembali. saya mau mencoba terapi lilin yang katanya bisa menyembuhkan penurunan pendengaran namun orang tua saya tidak setuju karena terapi lilin banyak efek sampingnya. sekarang apa yang harus saya lakukan? apakah penyakit ini bisa disembuhkan? apa penyebab penyakit ini?
Selamat malam Sarah,
Melihat keluhannya, kemungkinan sakit di telinga dan gangguan pendengarannya ( seperti penuh atau naik pesawat terbang ) akibat sumbatan di hidung belum sembuh sempurna, mungkin juga disertai adanya radang di tenggorokkan. Dari telinga ada saluran menuju ke hidung / tenggorokkan ( saluran tuba eustachius namanya ), yang mengalami sumbatan dan peradangan sehingga menyebabkan sakit dan gangguan pendengaran.
Coba diobati dulu flu/pileknya sampai sembuh betul dan konsultasikan ke dokter THT untuk menilai keadaan telinga dan gendang telinganya. Untuk terapi lilin sebaiknya jika dalam keadaan sakit atau infeksi tidak dilakukan, biasanya terapi lilin untuk mengeluarkan kotoran telinga yang tidak terlalu banyak.
Terima kasih.
selmt mlm mas sya mu bertnya mengapa telinga sya berair dri bwh telinga saya
Selamat siang Roni,
Maksudnya dari bawah telinga itu bukan dari lubang telinganya ya? Tepatnya dari bagian yang mana?
Umumnya berair dari lubang telinga, terus mengalir secara perlahan ke luar, mungkin tidak terasa nyampe di bawah telinga. Keadaan seperti ini bisa karena adanya infeksi, jamur di lubang telinga atau karena gendang telinga robek. Coba diperiksakan dulu ke dokter THT.
Terima kasih.
Salam,,
saya mahasisiwa berusia 20 tahun,saya mohon bantuan pada dokter untuk membantu menjwab prtanyaan saya..
begini dok, kurang lebih 2 bulan lalu,daerah di sekitar hidung dan pipi saya terasa sakit,apalagi ketika saya bersujud..
setelah itu saya konsultasi ke dokter,di rontgen juga.hasilnya bukan sinusitis,dokter bilang saya alergi dingin..setelah itu,syukur padaNYA,daerah pipi hidung saya tidak sakit lagi,
namun kurang lebih 1 bulan belakangan ini,telinga saya terasa sangat tidak nyaman,seperti ada yang menekan dari dalam telinga.rasanya seperti tertutup,tapi akan terasa terbuka ketika saya melakukan gerakan seperti menguap,namun akan terasa menutup lagi ketika saya menelan ludah.Malah pernah satu hari,telinga saya terasa seperti kemasukkan air yang sangat dashyat sehingga saya pusing dan hilang keseimbangan.kadang2 juga disertai rasa seret sewaktu menelan makanan (seperti liur saya banyak lendirnya),dan kadang juga telinga saya sakit.
kemudian selasa kemarin saya memeriksa ke dokter lagi,dokter bilang saya terkena tuba katar,kemudian saya diberi obat hisap troches,obat pilek dan obat telinga ( saya lupa namanya,bungkusnya merah jambu).namun setelah obat habis saya minum,telinga saya masih terasa tidak nyaman..
dok,seperti apa yang terjadi pada telinga saya dok? mohon bantuannya…
nb : rasa tidak nyaman yang saya alami,terjadi pada ke2 telinga saya,kadang bergantian
trims
Selamat malam Reza,
Sepertinya kalau melihat gejala seperti ini, memang bermula dari hidung yang sering tersumbat ( kemungkinan karena ada alergi terhadap sesuatu ), sehingga saluran yang menghubungi antara hidung / tenggorokkan ke telinga tersumbat ( itu yang disebut tuba katar ). Untuk menghindari infeksi menjalar ke telinga, usahakan saat mengeluarkan ingus dari hidung jangan meniupnya / menghembuskannya terlalu kuat.
Kemungkinan karena adanya alergi dan infeksi ( juga ) di hidung sehingga mengganggu tenggorokkan ( karena ingus terkadang akan mengalir ke tenggorokkan juga, sehingga bisa juga menginfeksi tenggorokkan dan saluran tuba eustachius ).
Sebaiknya hindari apa yang menjadi penyebab hidung tersumbat / bersin-bersin disertai minum obat ( untuk mengurangi infeksinya ).
Terima kasih.
slamat siang dok,
saya sudah lama mengidap tuli mendadak di bagian kuping kiri saya..
dan saya telah mengikuti terapi hyperbarik dan tes pendengaran maupun pengecekan dalam kuping dan hasilnya selalu sama gendang telinga saya tidak mengalami gangguan. tapi,kemungkinan pada syaraf.. dan akhirnya saya sekarang menggunakan alat pendengar slama 1tahun lebih.. apa tidak ada penyembuhan lain yang bisa saya dapat…
saya berharap dok punya solusi lain dari dokter2 yang saya temui.. trima kasih..
Selamat malam Lita,
Memang jika syaraf pendengaran yang telah terganggu sangat jarang sekali bisa kembali seperti normal. Saat ini Alat Bantu Dengar (ABD) sudah banyak model dan jenisnya ( yang hampir sama dengan handsfree HP juga ada, seperti bluetooth ).
Saat ini ada operasi untuk pendengaran yang tuli total, namanya Implant Koklea ( jadi memberikan syaraf buatan untuk pendengaran ), namun saat ini biaya operasinya di Indonesia masih cukup mahal ( bisa mencapai ratusan juta ).
Anjuran saya, selalu pakai ABD nya karena itu juga akan membantu merangsang sisa syaraf pendengaran yang ada ( supaya tidak bertambah buruk ).
Terima kasih.
selamat siang dok
maaf dok, saya mau langsung tanya
istri saya sejak tgl 8 september 09 kmrn tiba2 telinga kanannya tdk bisa mendengar.
dua hari pertama katanya masih bisa mendengar sedikit.padahal dalam 6 bln terakhir tidak ada riwayat sakit flu atau batuk berat, tidak ada sinusitis atau yang lain-lain.
singkatnya ya benar2 mendadak dan tanpa gejala2 misalnya, sebelumnya kemasukan air , telinga berair, telinga sakit dll.
ada hubungannya ngga ya dok, waktu dia sd dulu telinganya pernah kemasukan serangga , tapi sudah di selesaikan di rumah sakit. yang terakhir kira-kira 4 tahun yll, telinga nya sakit stlh diperiksa dr. tht katanya ada luka / lecet di dalam telinganya, karena ternyata dia suka terlalu dalam saat mengorek telinga saat di bersihkan.
sebagai informasi kira-kira sebulan yll istri saya juga bartu saja melakukan medical check up seluruh tubuh karena sedang tahap akhir seleksi BUMN, dan akhirnya lulus dok.
saat cek up itu katanya telinganya di cek dengan cara dimasukkan sejenis alat yang bentuknya seperti sebatang
pulpen.sayangnya hasil cek up itu tidak diberikan ke tiap orang yang di periksa, jadi tidak dapat diketahui secara pasti detil kondisi kesehatan istri saya.
kebetulan sampai saat ini saya masih belum sempat membawanya periksa ke dokter tht dok,kira-kira diagnosanya apa ya?
apa benar kekhawatiran saya bahwa istri saya menderita tuli mendadak dok?
terima kasih banyak sebelumnya dok atas jawabannya.
Selamat malam Bowo,
Jika keadaan timbul mendadak tanpa keluhan sebelumnya bisa dikatakan Tuli mendadak, hanya perlu diperiksakan sejauh mana gangguan pendengarannya serta jenis ketuliannya ( dengan pemeriksaan audiometri, dapat diketahui gangguan ketuliannya syaraf apa bukan ). Biasanya tuli mendadak ketuliannya karena adanya gangguan syaraf pendengaran.
Sebaiknya segera diperiksakan karena jika memang tuli mendadak harus segera diberi pengobatan dan kalau bisa dicari penyebabnya ( karena waktu emas / golden period penyembuhannya tuli mendadak sekitar 2 minggu ).
Jika memang sudah medical cek up, saya rasa tidak ada masalah dengan keadaan telinga ( baik liang telinga dan gendang telinganya ).
Terkadang harus dikonsulkan juga ke dokter Spesialis Penyakit Dalam ( untuk pemeriksaan keadaan darahnya, hasil laboratoriumnya apakah ada kencing manis, kolesterol, kekentalan darah dll ).
Terima kasih.
oiya dok ada tambahan sedikit lagi, saat ini kalau telinga kirinya di tutup tangan telinga kanannya tidak bisa mendengarkan suara misalnya saya panggil dari jarak 1 meter. keluhannya juga tidak ada rasa sakit di telinga dok, oiya, kira-kira 1,5 bulan yll dia pernah merasakan gejala seperti vertigo juga.
terima kasih banyak sebelumnya atas bantuannya dok.
dok,saya reza yg diatas,saya ingin bertanya lagi ,mohon bantuannya..
1.Apa penyakit yang seperti saya derita ini bisa berlangsung lama? soalnya ini sudah saya derita hampir 2 bulan,,,
2.oh ya dok,kemarin saya ke dokter tht di kota saya lagi.Hasilnya dokter memberikan obat Aldisa,Zistic,dan Nonflamin.,apa sudah tepat ya dok?
3.apa terdapat kemungkinan kanker nasofaring ya dok?,soalnya saya pernah mendengar kalo salah satu gejalanya seperti penyakit saya ini…
trima kasih
Selamat malam Reza,
Kalau melihat gejala kamu yang sebelumnya, kemungkinan ada alergi pada hidung sehingga hidung sering tersumbat dan jika berlangsung lama akan menyebabkan telinga terasa tertutup / penuh ( tuba katar ). Untuk sembuh, alergi tidak bisa sembuh hanya dengan obat saja, harus mencari dan menghindari pencetusnya ( seperti apakah tidak tahan terhadap dingin, debu atau lainnya ). Jika dihindari secara bertahap akan berkurang.
Obat yang diberikan sudah cukup bagus. Yang penting sumbatan di hidung harus segera diobati dan alerginya harus dihindari.
Gejala kanker nasofaring bukan hanya rasa penuh pada telinga ( sisi yang mengalami kanker ), juga bisa disertai hidung sering mimisan dan berbau, juga disertai benjolan di leher. Untuk memastikannya harus dilihat langsung ke belakang hidung ( daerah nasofaring / tenggorok belakang ) dengan memakai alat endoskopi ( dengan memasukkan alat ke hidung sampai ke belakang hidung, dapat dilihat langsung melalui TV ). Dan juga bisa dilihat dari hasil foto CT Scan Nasofaring ( tenggorok ). Terkadang kanker nasofaring juga merupakan faktor keturunan, walaupun bukan berarti semua turunan pasti terkena.
Terima kasih.
dok,apakah ada obat untuk menyembuhkan alergi dingin,kalo apa apa jenis/merk nya?
oh iya dok,mengenai kanker nasofaring,berapakah lama rentang waktu antara gejala awal dan gejala lanjutannya?
trims
Selamat pagi Reza,
Untuk alergi obat yang terbaik adalah menghindarinya ( hindari dingin jika alergi dingin ), obat anti alergi juga membantu, tapi jika tidak dihindari maka akan kambuh kembali.
Untuk kanker nasofaring tidak ada waktu yang pasti, juga dipengaruhi dari kondisi badan penderita, riwayat keluarga dan gejala-gejala yang ada.
Terima kasih.
sore dok….
saya mengalami sakit telinga yg sya rasakan yaitu pd telinga sblh kiri sering bdengung,gatal,berair,sprtnya pd lubang di dauntelinga tdpat benjolan.intensitas pndengaran saya smakin bkurang.itu semua berawal dr saya srg mbrsihkn telinga dgn cutton bud.dn cra sya mbersihkn tll dlm scr tdk sengaja.
yg sya tanyakan apakh itu bbahaya dok,jika dibiarkn tll lma apakh ada efeknya.dan apakah pndengaran saya bs kmbali normal?dan apakh bs mnyebabkn tuli pemanen?
Selamat malam Uz,
Kemungkinan bisa saja hanya infeksi pada lubang telinga atau dan ada juga kotoran telinga yang terdorong ke dalam. Jika dalam beberapa hari tidak ada perubahan atau bertambah sakit, sebaiknya diperiksakan ke dokter THT ( untuk menilai keadaan telinga dan membersihkan jika memang ada kotoran ).
Jika hanya infeksi lubang telinga tidak akan menyebabkan ketulian, tapi jika gendang telinga yang robek bisa menyebabkan pendengaran jadi berkurang ( apalagi jika selanjutnya sering berair / infeksi ).
Terima kasih.
Assalamualaikum
Saya mau menanyakan telinga saya yang tiba-tiba sepertinya suara yang saya dengar mrngambang. Itu terjadi kjetika saya flu 3 hari yang lalu, saya bersin terlalu keras, dan kemudian suara yang saya dengar di tenga kanan saya sepertinya mengambang, dan agak kecil suaranya. terima kasih
Selamat pagi Yuni,
Keluhan seperti ini akibat sumbatan saluran dari hidung ke telinga ( saluran tuba eustachius namanya ), karena hidung flu / pilek / tersumbat berat. Coba diobati flu pileknya dan kalau bersin jangan ditahan.
Terima kasih.
Flu saya udah reda, tetapi akibat bersin saya yang sangat keras itu, telinga saya masih terasa hampa atau suara jauh, Apakah ada masalah dengan telinga saya, saya takut terjadi apa-apa dengan telinga saya.
Terima kasih
dok,saya mempunyai masalah pada telinga saya,menrut dokter yang memeriksa saya,saya terkena rhinitis alergi..
namun setelah 2 hari berikutnya,saya merasakan ada seperti benjolan yang sakit kalo ditekan,letaknya dibwah telinga kan…saya juga merasakan pandangan berkurang pada mata kanan (kelopaknya seperti lemah)
menrut dokter,kira2 kenapa ya dok? thx
Selamat malam Eja,
Timbulnya benjolan di bawah telinga dan sakit jika ditekan, kemungkinan itu adalah kelenjar leher yang mengalami peradangan ( biasanya akibat adanya infeksi di tempat lain, seperti telinga, mulut, tenggorokkan atau hidung ). Mengenai kelopak mata yang lemah dan pandangan kabur, harus diperiksakan lebih lanjut ( ke dokter mata ) untuk melihat apakah memang ada hubungannya.
Terima kasih.
Ass. Dokter,
Saya seminggu terakhir kena flu berat dan beberapa hari yg lalu di malam hari tiba2 telinga kiri saya sakit seperti tertusuk. Keesokan harinya pendengaran saya seperti berkurang, telinga rasanya budeg. Saat ini flu saya sdh hampir sembuh dan hidung sdh tdk mampet lg, tapi knp telinga saya msh terasa budeg ya Dok. Apakah ada yg perlu saya khawatirkan? (Saya hanya mengkonsumsi obat flu bebas biasa)
Trm ksh.
Wass.
Selamat sore Mimi,
Kemungkinan hal tersebut disebabkan sumbatan dari tuba eustachius ( saluran antara hidung dan telinga ) akibat terkena flu berat dan saat ini belum sembuh betul. Sebaiknya jika tidak ada perubahan setelah meminum obat ( bebas ) harus diperiksakan ke dokter.
Terima kasih.
Mohon tanya dokter,
Ibu saya baru saja (10 hari yang lalu) terkena tuli mendadak. Terapi oksigen tidak berhasil. Dokter THTnya bilang faktor penyebabnya karena kadar kolesterol ibu saya yang tinggi. Jadi, kata dia, ini semacam “stroke kecil”.
Pertanyaan saya, jika ini dianggap “stroke” (meski “kecil”), mungkinkah obat-obat Cina untuk stroke berpeluang untuk menyembuhkan ketulian ini?
Maaf, untuk pertanyaan yang mungkin di luar disiplin ilmu yang dokter geluti selama ini.
Salam
Pudjo Nugroho
Selamat pagi Nugroho,
Tuli mendadak itu biasanya disebabkan karena adanya sumbatan di pembuluh darah di daerah telinga, sehingga telinga kita tidak mendapat suplai oksigen ( khususnya saraf pendengaran ). Jadi di bidang THT tuli mendadak bisa disamakan dengan stroke di telinga atau sama seperti serangan jantung ( akibat suplai oksigen berkurang ).
Segala pengobatan yang dapat memperlancar saluran pembuluh darah boleh saja dilakukan. Biasanya waktu emas ( istilahnya golden period, waktu yang mempunyai kesempatan sembuh yang besar ) pada tuli mendadak adalah 2 minggu. Tapi tidak ada salahnya mencoba.
Terima kasih.
siang dok, mau tanya nech maren kan ak demam abis minum paracetamol 500 mg gram telinga kanan jadi kaya tuli mendengar suara jadi kecil apa ini efek dari obat tersebut atau karena sebab lain …. sebelum minum obat itu soal nya baek baek saja . makasih
Selamat siang Aan,
Harus dilihat dulu demamnya kenapa, apakah ada peradangan di hidung, tenggorokkan atau di tempat lain. Sangat jarang gangguan pendengaran akibat minum parasetamol 500 mg ( apalagi baru diminum ).
Terima kasih.
pagi dok…
saya punya seorang adik saat mau melamar pekerjaan dah tes THT ternyata gendang telinga bagian kanannya pecah
..saya mo tanya apakah gendang telinga yang pecah bisa di sembuhkan dan kembali menjadi normal?klo misalkan dengan jalan oprasi apakah ada efeksampingnya?trs ada ga jalan lain selain orprasi?
terimakasih
Selamat siang Tathia,
Gendang telinga yang robek bisa tumbuh kembali asalkan kering ( tidak berair/infeksi ), lama pertumbuhan tergantung besar kecilnya robek ( makin besar makin lama, bisa bulanan sampai tahunan, pada anak-anak pertumbuhan lebih cepat ).
Penutupan gendang telinga juga bisa dilakukan dengan operasi, juga harus dilihat dari sering tidaknya infeksi / berair sebelumnya. Jika telinga sudah sering infeksi/berair, operasi penutupan gendang telinga hanya untuk menutup lubang yang robek, bukan untuk memperbaiki pendengaran ( biasanya jika sudah sering infeksi/berair, pendengaran juga sudah berkurang ). Yang lebih penting perawatan setelah operasi, karena jika timbul infeksi, bisa menyebabkan operasi penutupan gendang telinga tidak berhasil ( seperti mencangkok tanaman, harus dijaga supaya tumbuh ).
Efek samping operasi telinga biasanya jika infeksi di telinga ( bagian dalam ) sudah berat ( sudah lama ) dan karena di dalam telinga banyak persyarafan bisa menyebabkan gangguan pendengaran bertambah berat dan gangguan syaraf di wajah.
Terima kasih.
selamat sore dok
terimakasih atas jawabnya
dok klo cara perawatan setelah operasi seperti apa dok?
kira2 butuh waktu berapa untuk masa penyembuhan?
terimakasih
Selamat malam Tathia,
Perawatannya adalah kontrol yang teratur ( dokter akan memeriksa pertumbuhan gendang telinganya ), dan pembersihan lubang telinga secara teratur ( oleh dokter THT ). Waktu penyembuhan tergantung kondisi masing-masing, jika tidak terdapat infeksi bisa cepat ( kira-kira berkisar 4 – 8 minggu ).
Terima kasih.
Siang dok.., saya mau tanya.. sekarang ini usia saya 42 tahun, saya sedang minum simvastatin sudah 3 hari dengan dosis 2X sehari karena kolesterol saya tinggi sampai 354. Kemarin siang setelah saya minum simvastatin tidak lama kemudian telinga kanan saya mendadak tidak mendengar sampai hari ini.. kemudian saya konsultasi dengan dokter umum di kantor dan dianjurkan obat untuk distop dan tidak diberikan obat telinga dan supaya menunggu untuk seminggu melihat hasilnya. Bagaimana ya dok.. apakah ada pengaruh dari obat dan apakah saya harus menunggu seminggu untuk ke dokter THT..? Mohon penjelasannya.. Terima kasih dokter.
Selamat sore Myra,
Sebaiknya segera diperiksakan ke dokter THT, lebih cepat lebih baik jika memang ternyata telah terjadi Tuli Mendadak. Harus segera diberi pengobatan.
Terima kasih.
Selamat sore mcD,
Hasil pemeriksaan audiometri ini harus dibaca semuanya ( ada hantaran suara dan hantaran tulang ), baru bisa diambil kesimpulan ( mungkin bisa dikirim hasil pemeriksaannya ke email saya d132a@yahoo.com ). Kalau hasil ada sekarang ini, gangguan pada telinga kiri sebesar 45 db ( setelah di rata-rata ), termasuk gangguan pendengaran sedang ( tapi saya tidak tahu apakah memang gangguan saraf apa bukan, karena harus dibaca secara menyeluruh.
Saya rasa pengobatan sudah cukup baik, dengan ditandai adanya perubahan pendengaran kearah baik dan berdengung berkurang. Jika pada awal kejadian langsung dilakukan pemeriksaan audiometri, kemungkinan bisa diketahui seberapa besar perbaikannya.
Prinsipnya hiperbarik ini, selain menghirup oksigen juga dengan tekanan tinggi, dengan harapan oksigen akan lebih cepat masuk ke saluran peredaran darah kita, sehingga jaringan yang tadinya rusak dengan pemberian oksigen dapat sembuh. Kalau hanya menghisap oksigen murni juga bisa, namun lambat sampai ke jaringan yang diharapkan.
Cara merangsang syaraf pendengaran dengan tetap berusaha mendengarkan suara ( suara yang besar tentunya ) ke telinga yang terganggu ( bisa dengan memakai handsfree HP, tapi jangan pula terlalu lama ).
Seperti saya katakan untuk tuli mendadak ini, keberhasilannya tidak bisa diprediksi ( karena terkadang penyebabnya tidak diketahui secara pasti ), ada yang membaik ( tapi tidak seratus persen ) ada juga yang tetap jelek pendengarannya. Jika masih ada sisa pendengaran ( dari hasil audiometri ), misalnya berat sekali gangguannya, bisa dipakai alat bantu dengar ( sekarang jenis dan modelnya banyak, mirip dengan handsfree untuk HP )
Terima kasih.
makasih dok atas penjelasannya, secepatnya saya kirimkan hasil test telinga saya. btw waktu di RS THT dokternya sempat bilang “stroke syaraf pendengaran”, maksudnya apa dok….?
kalau merangsang syaraf pendengaran dengan handsfree HP, seperti ipod atau walkman, apa bisa juga dok…?
se X lagi terima kasih atas penjelasannya
Selamat siang mcD,
Maksudnya mungkin memang ada gangguan saluran peredaran darah di telinga, seperti penyumbatan sehingga pendengaran bisa berkurang dan berdengung. Sama seperti tuli mendadak.
Terima kasih.
Selamat malam Rahma,
Tuli saraf itu akibat kerusakan saraf pendengaran yang berada di dalam rumah siput. Jadi tetap tidak bisa diperbaiki lagi. Tapi sekarang ada operasi penggantian saraf pendengaran di dalam rumah siput ( nama operasinya Implant Cohklea ), tapi saat ini harganya masih cukup mahal ( di Jakarta sudah bisa dilakukan ).
Terima kasih.
Selamat malam Yuni,
Walaupun flu sudah reda mungkin saluran dari hidung ke telinganya belum terbuka. Jika dalam beberapa hari masih terasa, sebaiknya diperiksakan ke dokter THT, untuk memastikan keadaan gendang telinganya.
Terima kasih.